TRIBUNTRAVEL.COM - Kurma selalu menjadi sajian takjil buka puasa favorit saat bulan Ramadhan.
Rasanya yang manis membuat kurma disukai banyak orang.

Selain itu, rasa manis pada kurma juga dipercaya dapat menggantikan energi yang hilang setelah seharian berpuasa.
Kurma juga mengandung serat dan antioksidan yang baik untuk tubuh.
Baca juga: MUI Imbau Tak Beli Kurma Impor dari Israel, Disebut Haram & Dilarang Diperjualbelikan
Dalam seporsi kurma kering sebanyak 30 gram mengandung sejumlah nutrisi, yaitu:
- 81 kkal / 345KJ
- 1 gram protein
- 0,1 gram lemak
- 20,4 gram karbohidrat
- 20,4 gram gula
- 1,6 gram serat
- 210 mg kalium
LIHAT JUGA:
Tak cuma itu, ada sejumlah manfaat kurma untuk kesehatan.
Berikut 5 manfaat kurma untuk kesehatan tubuh, yang dirangkum TribunTravel dari BBC Good Food.
1. Kaya akan antioksidan
Kurma merupakan sumber yang kaya akan senyawa tanaman pelindung yang memiliki sifat antioksidan.
Ini termasuk polifenol, karotenoid, dan lignan, yang telah terbukti membantu mengelola risiko penyakit kronis.
Baca juga: 3 Resep Olahan Kurma untuk Buka Puasa, Bisa Jadi Takjil hingga Es yang Segar
2. Mendukung kesehatan usus
Penelitian tentang serat terus mendukung peran pentingnya dalam kesehatan, mulai dari membantu menjaga kesehatan mikrobioma usus hingga mengurangi risiko kondisi kesehatan tertentu dalam jangka panjang.
Sebuah penelitian kecil pada tahun 2015 menemukan bahwa konsumsi kurma dapat mengurangi kanker usus besar berkat kandungan serat dan polifenolnya yang tinggi, yang juga memiliki manfaat anti-mikroba yang bermanfaat .

3. Mendukung kesehatan tulang
Kurma merupakan sumber mineral ramah tulang termasuk fosfor, kalium , kalsium, dan magnesium.
Kurma juga merupakan sumber vitamin K yang dibutuhkan untuk kesehatan dan tulang yang kuat.
4. Dapat memperlancar persalinan alami
Memasukkan kurma ke dalam menu makanan pada minggu-minggu terakhir kehamilan dapat meningkatkan pelebaran serviks dan mengurangi kebutuhan akan kelahiran yang diinduksi.
Kurma juga dianggap membantu dalam mengurangi lamanya persalinan.
Senyawa dalam buah ini diyakini meniru efek oksitosin, hormon yang terlibat dalam kontraksi persalinan.
Baca juga: 7 Oleh-oleh Umrah Selain Kurma, Bawa Pulang Ayam Albaik untuk Keluarga Tercinta
5. Menjadi pengganti gula yang bermanfaat
Sirup kurma adalah pasta yang dibuat dengan mencampurkan kurma dengan air.
Sirup ini memiliki Indeks Glikemik (GI) yang rendah dan kandungan fruktosa yang lebih rendah dibandingkan kebanyakan pemanis lainnya.

Secara keseluruhan, kurma tentunya baik bagi kesehatan tubuh.
Kurma adalah sumber mineral yang baik seperti kalsium, magnesium dan potasium, serta vitamin K, yang berkontribusi terhadap kesehatan tulang.
Kurma juga tinggi serat, yang kita butuhkan untuk pencernaan yang baik dan kesehatan usus.
Belum lagi, GI mereka lebih rendah dibandingkan kebanyakan pemanis, menjadikannya pilihan camilan sehat yang baik.
Baca juga: Resep Sahur Ramadhan Enak & Bergizi Pengganti Nasi: Sandwich hingga Oats Kurma Berry
Baca juga: Bulan Ramadhan, Raja Salman Kirimkan 80 Ton Kurma dan 88.500 Mushaf Al Quran ke Indonesia
Namun ternyata tak semua orang dapat memakan kurma.
Beberapa orang mungkin alergi terhadap kurma.
Selain itu, senyawa pada kurma yang disebut sulfit, bagi beberapa orang yang sensitif, dapat menyebabkan gejala alergi.
Reaksi ringan mungkin berupa gejala seperti mulut atau lidah gatal, bersin atau pilek.
Jika mengalami gejala-gejala ini setelah makan kurma, segera konsultasikan dengan dokter.
(TribunTravel.com/SA)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.