Breaking News:

Sekaten Solo Digelar Lagi Tahun Ini, Ketahui Lokasi dan Rangkaian Acaranya

Perayaan Sekaten kembali digelar tahun ini di Kota Solo. Sebelum berkunjung, ketahui dulu lokasi dan rangkaian acaranya.

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Sinta Agustina
TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI
Sejumlah abdi dalem Keraton yogyakarta membawa sejumlah gunungan menuju Masjid Gede Kauman saat perayaan Grebeg Sekaten di Kota Yogyakarta, Rabu (21/11/2018). Grebeg Sekaten merupakan prosesi adat di Yogyakarta dan Solo yang diselenggarakan untuk memperingati kelahiran nabi Muhammad SAW. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Perayaan Sekaten kembali digelar tahun ini di Kota Solo.

Sekaten di Kota Solo akan dibuka selama satu bulan penuh mulai 8 September-8 Oktober 2023 mendatang.

Grebeg Maulud Sekaten Jogja tahun 2019.
Grebeg Maulud Sekaten Jogja tahun 2019. (TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI)

Pelaksanaan Sekaten akan dilengkapi dengan rangkaian upacara tradisional dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Kemudian nantinya akan dihelat Grebeg Maulud sebagai puncak acara Sekaten.

Baca juga: Kuliner Malam di Jogja, Wajib Mampir 7 Tempat Makan Bakmi Jawa yang Terkenal Enak

Lokasi Sekaten Solo 2023

Sekaten di Kota Solo nantinya akan diselenggarakan dengan beberapa rangkaian acara.

LIHAT JUGA:

Kompleks Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat sendiri akan menjadi pusat pelaksanaan acara Sekaten.

Mulai dari upacara tradisional pembukaan Sekaten sampai Grebeg Maulud yang menjadi acara inti Sekaten.

Untuk lokasinya, Kompleks Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat berada di Jl. Kamandungan, Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Jawa Tengah.

Baca juga: Rekomendasi 6 Tempat Makan Bakso Buat Makan Siang Enak di Solo

2 dari 4 halaman

Selain itu, tentu saja Sekaten akan dimeriahkan dengan pasar rakyat yang ditunggu-tunggu masyarakat.

Adapun untuk lokasi pasar rakyat berada di Alun-alun Utara Solo yang berlokasi di Jl. Alun Alun Utara, Kedung Lumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Jawa Tengah.

Suasana pasar rakyat Sekaten di Alun-Alun Utara, Senin (11/9/2023).
Suasana pasar rakyat Sekaten di Alun-Alun Utara, Senin (11/9/2023). (Tribunsolo.com/Ahmad Syarifudin)

Rangkaian acara Sekaten Solo 2023

Acara Sekaten identik dengan pasar rakyat yang meriah, di mana banyak dijumpai permainan dan orang berjualan.

Barang-barang yang dijual pun beragam, mulai dari makanan, mainan, baju, dan masih banyak lagi.

Sekaten tahun ini juga akan dimeriahkan dengan konser musik dan pentas kesenian yang akan digelar di Alun-alun Utara Solo.

Baca juga: Grup KPop Xodiac hingga Anggun Bakal Tampil di Solo, Gibran Rakabuming Bagi-bagi Tiket Nonton Gratis

Berikut rangkaian acara Sekaten Solo 2023:

- OM Mbois (Madura): Selasa, 12 September 2023

- Rebellionrose (Yogyakarta): Jumat, 15 September 2023

- Guyon Waton (Yogyakarta): Minggu, 17 September 2023

3 dari 4 halaman

- Pentas Kesenian dan Budaya Lestari Indonesiaku: Senin, 18 September 2023-Kamis, 21 September 2023

- OM Romansa All Stars (Jepara): Sabtu, 23 September 2023

Ilustrasi konser.
Ilustrasi konser. (Anthony DELANOIX/Unsplash)

- OM AFC Adinda Music (Jawa Timur): Minggu, 24 September 2023

- Pentas Kesenian dan Budaya Lestari Indonesiaku: Senin, 25 September 2023-Kamis, 28 September 2023

- OM Pallapa Rockdhut + Hana Monina (Jawa Timur): Jumat, 29 September 2023

- Niken Salindri feat Campursari Mayangkara (Jawa Timur): Sabtu, 30 September 2023

- Ngatmombilong (Yogyakarta): Minggu, 1 Oktober 2023

- Gildcoustic Sound Brewok (Jawa Timur): Selasa, 3 Oktober - Rabu, 4 Oktober 2023

-Stand Here Alone/Sha (Bandung): Minggu, 8 Oktober 2023

Upacara Sekaten adalah acara tahunan yang digelar oleh Keraton Solo dan Keraton Yogyakarta, dilaporkan Kompas.com.

4 dari 4 halaman

Sekaten diselenggarakan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Sekaten telah ada sejak abad ke-15.

Baca juga: Trans Jateng Kini Menghubungkan Solo dan Wonogiri, Tarifnya Cuma Rp 4.000

Dulunya, Sekaten diadakan setiap tahun oleh raja-raja di tanah Hindu sebagai wujud selamatan atau sesaji kepada para leluhur.

Dalam perkembangannya, Sekaten digunakan sebagai sarana penyebaran agama Islam oleh Walisongo.

Wahana permainan di Sekaten Solo.
Wahana permainan di Sekaten Solo. (TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

Walisongo melakukan penyebaran agama Islam melalui kesenian gamelan yang selalu ada setiap pelaksanaan Sekaten.

Saat itu masyarakat sangat menyukai kesenian gamelan, sehingga cara itu menjadi langkah jitu yang dilakukan Walisongo untuk menyebarkan agama Islam.

Maka sampai saat ini, Sekaten selalu digelar dengan mengadakan acara memainkan gamelan.

"Gamelan akan dibawa ke masjid besar dan dibunyikan selama satu minggu, kemudian diakhiri dengan upacara Grebeg Maulud," kata Carik Kawedanan Radya Kartiyasa Keraton Yogyakarta Siti Amirul Nur Sundari pada Kompas.com, Senin (29/08/2022).

Baca juga: Tiket Konser Sheila on 7 di Solo Bisa Dibeli Mulai Hari Ini, Harga Presale Rp 349.999

Setelah satu minggu, gamelan akan dikembalikan lagi ke Keraton.

Selanjutnya, acara Sekaten akan dilanjutkan dengan Grebeg Maulud yang berisi parade prajurit dan kirab gunungan.

Sekaten biasanya juga akan dimeriahkan dengan pasar malam sebagai pelengkap, pemeriah, dan pembuka rangkaian acara Sekaten.

(TribunTravel.com/SA)

Selanjutnya
Sumber: Tribun Travel
Tags:
Jawa TengahSoloSekaten
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved