TRIBUNTRAVEL.COM - Trans Studio Makassar yang berlokasi di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengalami kebakaran pada Senin (24/4/2023) petang.
Di media sosial, tersebar video terkait kebakaran yang dikaitkan sebagai dugaan sementara penyebab kebakaran Trans Studio Makassar.

Tak sedikit pengunjung Trans Studio Makassar yang menjadi korban kebakaran.
Berikut TribunTravel merangkum 6 fakta kebakaran Trans Studio Makassar.
Baca juga: Sambut Libur Lebaran 2023, Trans Snow World Makassar Segera Dibuka
1. Kebakaran diawali dari plafon gedung
Dilihat dari video yang beredar di media, tampak api mulai muncul dari plafon salah satu sudut ruangan Trans Studio Makassar.
LIHAT JUGA:
Api muncul dari bagian atas, dilaporkan Tribun Manado.
Kemudian tampak petugas keamanan berjalan menuju titik sumber api.
Api selanjutnya mulai membesar.
Dekorasi bunga-bunga itupun mulai berjatuhan dari atas ke lantai.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Ridwan Hutagaol mengatakan bahwa Trans Studio Makassar terbakar sekitar pukul 18.00-19.00 WITA.
"Lokasi kebakaran di gedung baru Trans Studio Makassar yang letaknya dekat dengan pantai," ungkap Ridwan Hutagaol, dikutip TribunTravel dari Kompas.com, Selasa (25/4/2023).
Mengetahui insiden tersebut, sekira 20 mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.
Tim SAR juga diterjunkan ke Trans Studio Makassar untuk melakukan proses pendinginan dan mengeluarkan asap dari dalam gedung.
Kendati demikian, Tim SAR sempat mengalami kesulitan masuk ke dalam mal dan lantai 2 karena asap dari kebakaran begitu pekat.
"Untuk tembus ke atas belum bisa karena masih banyak asap,” kata Ridwan Hutagaol.
Baca juga: 5 Tempat Ngabuburit di Makassar, Bisa Asyik Nyore Nikmati Pemandangan Pantai
2. Disebabkan korsleting listrik
Direktur Utama Trans Kalla Makassar Max Kambuan mengatakan bahwa kebakaran Trans Studio Makassar berawal dari korsleting listrik.
Korsleting listrik terjadi di lokasi swafoto untuk pengunjung yang menimbulkan percikan api, dilaporkan Kompas.com.
"Memang ada kita buat booth atau swafoto untuk pengunjung. Memang terbuat dari kertas," ujar Max Kambuan.
"Banyak pengunjung yang pegang itu dan di situ kan banyak kabel akhirnya korsleting," imbuhnya.

3. Puluhan pengunjung sempat terjebak
Diwartakan Kompas.com, ada puluhan pengunjung yang terjebak di atas gedung.
Mereka terjebak di balkon gedung.
Beberapa pengunjung yang terjebak meminta tabung oksigen lantaran ada beberapa pengunjung mengalami sesak napas.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar pun berusaha melakukan evakuasi dengan tangga.
Baca juga: Mulai 17 Maret, Super Air Jet Buka Rute dari Bandung ke Batam & Makassar PP
4. Ada anak kecil terpisah dari orang tuanya
Seorang pegawai Trans Studio Makassar memberikan keterangan usai menyelamatkan anak kecil yang terjebak di lantai 3.
Saat itu, kebakaran terjadi di lantai satu dan dua.
Anak yang belum diketahui identitasnya itu mengalami luka di bagian betisnya.
"Luka kakinya ini anak kasihan," ucap petugas evakuasi, Senin, dikutip dari Tribun-Timur.com.
Zulfan menceritakan, saat itu asap tebal sudah menyelimuti seluruh ruangan.
Kondisi ruangan pun menjadi gelap.
Pengunjung saat itu langsung berhamburan lari ke atas.
"Kondisi di dalam sangat gelap susah melihat, asap tebal sekali. Saya lihat ini anak sendirian, jadi saya ambil selamatkan," jelas Zulfan.

5. Korban mencapai 32 orang
Dinas Kesehatan Kota Makassar mencatat sebanyak 32 orang menjadi korban kebakaran di Trans Studio Makassar, dilaporkan Kompas.com.
Korban terdiri dari orang dewasa dan anak-anak.
Seluruh korban kemudian dirujuk ke sejumlah rumah sakit (RS) dan puskesmas di Kota Makassar.
"17 orang di (RS) Siloam, 4 orang dilarikan ke Puskesmas Mamajang dan 2 orang dilarikan ke Puskesmas Mangasa. Sementara korban lainnya tersebar di rumah sakit terdekat," jelas Kepala Dinas Kesehatan (Dinskes) Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin.
Selain itu, sebanyak 47 puskesmas disiagakan untuk mengevakuasi para korban kebakaran di Trans Studio Makassar.
6. Seluruh biaya ditanggung pemerintah
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto menjamin seluruh pengobatan korban kebakaran Trans Studio Makassar dibiayai Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
"Semua korban kebakaran ditanggung Pemerintah Kota Makassar. Saat ini sudah ada yang dibawa ke Siloam," kata Danny Pomanto, dikutip dari Tribun-Timur.com.
"Karena Siloam yang paling dekat jaraknya," tambahnya.
Tak hanya itu, ia juga sudah memerintahkan untuk membuat posko yang berfungsi untuk pengaduan bagi korban kebakaran.
Baca juga: Viral Pemotor di Makassar Potong Jalur Iring-iringan Kendaraan Presiden Jokowi
Baca juga: Tiket Pesawat Jakarta-Makassar Murah Buat Mudik Lebaran 2023, Naik Lion Air Rp 1 Jutaan
7. Mal ditutup sementara
Trans Studio Makassar ditutup sementara usai insiden kebakaran pada Senin lalu.
Penutupan dilakukan seiring dengan proses penyelidikan polisi terkait insiden kebakaran yang terjadi di Trans Studio Makassar.
"Selama proses penyelidikan oleh kepolisian (Trans Studio Makassar) tidak dioperasionalkan dulu," Kapolda Sulsel Irjen Setyo Boedi Moempoeni Harso kepada Tribun Makassar.
"Berapa hari ditutup? Itu tergantung proses penyelidikan dari kepolisian," lanjutnya.
Kepolisian, Pemda, TNI, dan Brimob melakukan pengamanan saat kebakaran Trans Studio Makassar.
"Kita semua sama-sama melakukan pemadaman api. Proses pemadaman sedang berlangsung dan final malam ini sudah padam," katanya.
Selain pemadaman, kepolisian dan petugas gabungan juga melakukan penyisiran untuk mencari kemungkinan adanya pengunjung yang belum terevakuasi.
(TribunTravel.com/SA)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.