Breaking News:

Persiapan KTT G20, Sandiaga Uno: Paspor Berlaku Jadi 10 Tahun dan Akses Internasional ke Bali Dibuka

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan sejumlah persiapan telah dilakukan menjelang KTT G20.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Nurul Intaniar
Dok. Kemenparekraf
Sandiaga Uno memaparkan sejumlah persiapan jelang KTT G20 mulai dari masa berlaku paspor menjadi 10 tahun hingga dibukanya akses penerbangan ke Bali dalam Weekly Brief with Sandi Uno di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 sejumlah persiapan mulai dilakukan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memaparkan sejumlah persiapan jelang KTT G20 tersebut.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Sandiaga Uno memaparkan sejumlah persiapan jelang KTT G20 mulai dari masa berlaku paspor menjadi 10 tahun hingga dibukanya akses penerbangan ke Bali.
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Sandiaga Uno memaparkan sejumlah persiapan jelang KTT G20 mulai dari masa berlaku paspor menjadi 10 tahun hingga dibukanya akses penerbangan ke Bali. (Instagram/ @baliairport)

Sejumlah persiapan jelang KTT G20 tersebut disampaikan Sandiaga Uno dalam Weekly Brief with Sandi Uno di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022), dilansir dari siaran resminya.

Sandiaga Uno mengatakan sejumlah persiapan yang telah dilakukan di antaranya penyiapan hotel-hotel di Bali, pembukaan penerbangan internasional ke Bali, serta perpanjangan masa berlaku paspor dari lima tahun menjadi 10 tahun.

Baca juga: Bertemu Menteri Singapura, Sandiaga Uno Bahas Kerja Sama Wisata Kapal Pesiar

"Kesiapan menyambut KTT G20 Bali pada 15-16 November 2022 on track dalam melancarkan dan menyukseskan event tersebut," kata Sandiaga Uno.

Tonton juga:

Mengenai hotel, Sandiaga Uno mengatakan sebanyak 23 hotel yang ada di kawasan Jimbaran, Kuta, dan Nusa Dua sepenuhnya siap menyambut kedatangan delegasi KTT G20 yang akan tiba di Bali.

"Sebanyak 23 hotel yang tersebar di Jimbaran, Nusa Dua, dan Kuta persiapannya (sudah) 100 persen," katanya.

Sandiaga Uno menambahkan untuk kesiapan akomodasi menjelang KTT G20 juga telah mencapai 95-100 persen.

Selain itu, Kemenparekraf juga turut mengatur hotel-hotel di tiga kawasan tersebut agar okupansinya menembus angka 80 hingga 100 persen. 

"Kita harapkan bukan hanya okupansi hotel (meningkat) dan fully booked. Tapi juga bagi masyarakat yang ingin berlibur di Bali saat G20 untuk melihat dan memilih alternatif penginapan yang ada di luar kawasan Nusa Dua seperti di Kuta, Ubud, Sanur, Denpasar, Lovina, Buleleng, dan Bali Timur," ujar Sandiaga Uno.

Terkait penerbangan internasional, Sandiaga Uno mengungkapkan sudah ada 25 maskapai penerbangan yang membuka penerbangan internasional ke Bali.

Yang terbaru, maskapai Evergreen Airways (EVA) membuka penerbangan kembali Taiwan-Denpasar yang terbang tiga hari dalam sepekan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada maskapai-maskapai ini dan mari kita kembangkan makin banyak jumlah penerbangan sehingga pariwisata kita bisa meningkat secara berkualitas dan berkelanjutan," ujar Sandiaga Uno.

Ilustrasi paspor Indonesia. Sandiaga Uno memaparkan sejumlah persiapan jelang KTT G20 mulai dari masa berlaku paspor menjadi 10 tahun hingga dibukanya akses penerbangan ke Bali.
Ilustrasi paspor Indonesia. Sandiaga Uno memaparkan sejumlah persiapan jelang KTT G20 mulai dari masa berlaku paspor menjadi 10 tahun hingga dibukanya akses penerbangan ke Bali. (Flickr/Angel Bena)

Baca juga: Sandiaga Uno Tegas Tolak Pariwisata Berbasis Judi di Indonesia, Lebih Pilih Kembangkan Sport Tourism

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved