Breaking News:

Tukang Bakso Bergaya Perlente di Jakarta Jadi Idola, Jualan Pakai Kemeja Lengkap Berkacamata Hitam

Seorang tukang bakso dengan gaya perlente yang berjualan di Jakarta belakangan ini jadi favorit ibu-ibu yang mengantar anak sekolah.

Editor: Kurnia Yustiana
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Sugyo alias Baron (44), tukang bakso dengan gaya parlente yang jualan di Jalan Kebantenan IV, RT 12 RW 06 Kelurahan Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Menu bakso begitu mudah ditemukan di berbagai sisi Jakarta.

Banyak orang memilih berjualan bakso di ibu kota, seiring dengan cara membuat yang tak begitu sulit dan memang banyak penggemarnya.

Sugyo alias Baron (44), tukang bakso dengan gaya parlente yang jualan di Jalan Kebantenan IV, RT 12 RW 06 Kelurahan Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara.
Sugyo alias Baron (44), tukang bakso dengan gaya parlente yang jualan di Jalan Kebantenan IV, RT 12 RW 06 Kelurahan Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara. (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Salah satu sosok yang berjualan bakso di Jakarta adalah Sugyo alias Baron.

Lelaki berusia 44 tahun itu berdagang bakso gerobak di depan SDN Semper Timur 07 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara, Jakarta.

Baca juga: Bakso Goyang Lidah Legendaris di Lamongan Sejak 1984, Jual Porsi Melimpah Cuma Rp 15 Ribuan

Supaya berbeda dengan yang lain, Baron tampil dengan gaya perlente tiap berjualan bakso.

Sebelum membahas lebih lanjut soal gaya baron yang unik ini, kita simak dulu, yuk, sekilas kisah hidup sang penjual bakso gerobakan ini.

Tonton juga:

Baron sebenarnya berasal dari Brebes.

Pada 2006 silam, Baron merantau ke Jakarta untuk jualan bubur ayam di Kalibaru, Cilincing.

Sugyo alias Baron (44), tukang bakso dengan gaya parlente yang jualan di Jalan Kebantenan IV, RT 12 RW 06 Kelurahan Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara.
Sugyo alias Baron (44), tukang bakso dengan gaya parlente yang jualan di Jalan Kebantenan IV, RT 12 RW 06 Kelurahan Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara. (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Sang istri ikut membantunya berjualan setiap hari.

Menjalani hidup dengan jualan bubur ayam selama 12 tahun, Baron kemudian banting setir jualan bakso pada awal tahun 2022.

Saat itu, Baron yang sudah memiliki 4 orang anak mulai berpikir bahwa istrinya sudah tak bisa lagi terlalu fokus membantunya berjualan bubur ayam.

Alhasil, Baron memutuskan membuka bisnis bakso gerobakan dengan alasan lebih mudah dijalani.

Sugyo alias Baron (44), tukang bakso dengan gaya parlente yang jualan di Jalan Kebantenan IV, RT 12 RW 06 Kelurahan Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara.
Sugyo alias Baron (44), tukang bakso dengan gaya parlente yang jualan di Jalan Kebantenan IV, RT 12 RW 06 Kelurahan Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara. (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

"Alasannya karena bubur yang masak istri, masaknya sehari full, istri sudah terlalu capek, jadi saya ganti jualan bakso," kata Baron.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved