Breaking News:

Menilik Museum AH Nasution, Lokasi Tertembaknya Ade Irma Suryani saat Peristiwa G30S

Museum Abdul Haris (AH) Nasution merupakan salah satu saksi bisu dalam peristiwa tragis G30S PKI yang kini menjadi destinasi wisata.

KOMPAS.COM/Wienda Putri Novianty
Diorama penculikan Pierre Tendean di museum Dr. A. H. Nasution, Jakarta Pusat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Mengenang peristiwa G30S, yuk kunjungi Museum Abdul Haris (AH) Nasution.

Museum AH Nasution merupakan salah satu saksi bisu dalam peristiwa tragis G30S yang menjadi sejarah kelam bangsa Indonesia.

Museum AH Nasution di Menteng, Jakarta Pusat.
Museum AH Nasution di Menteng, Jakarta Pusat. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Lokasi Museum AH Nasution berada di Jalan Teukur Umar Nomor 40, Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

Dulunya museum tersebut adalah kediaman pribadi dari AH Nasution yang ditempati bersama dengan keluarganya.

Baca juga: Kenang Peristiwa G30S, Kunjungi Lubang Buaya di Jakarta Timur yang Penuh Sejarah

Menurut situs Asosisasi Museum Indonesia, AH Nasution tinggal di sana sejak menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) tahun 1949 hingga wafatnya pada 6 Sepetember 2000.

Selanjutnya keluarga Nasution pindah rumah pada 29 Juli 2008, sejak dimulainya renovasi rumah pribadi tersebut menjadi museum.

Selama mendiami rumahnya, AH Nasution telah menghasilkan banyak karya juang yang dipersembahkan bagi kemajuan bangsa dan negaranya.

Di tempat ini pula terjadi peristiwa dramatis yang hampir merenggut nyawa AH Nasution pada 1 Oktober 1965 silam.

Kala itu, pasukan Tjakrabirawa G30S PKI berupaya menculik dan membunuh beliau tetapi gagal dilakukan.

Baca juga: Mengenang Peristiwa G30S di Monumen Pancasila Sakti, Simak Harga Tiket Masuk & Jam Bukanya

Namun sayang, peristiwa tersebut justru merenggut nyawa putri kedua AH Nasution, Ade Irma Suryani dan juga ajudannya, Kapten Anumerta Pierre Andreas Tendean.

Museum AH Nasution diresmikan pada Rabu, 3 Desember 2008, bertepatan dengan hari kelahiran AH Nasution.

Proses peresmian dilakukan oleh oleh Susilo Bambang Yudhoyono yang saat itu menjabat sebagai presiden.

Pengunjung melihat diorama penyerbuan pasukan Tjakrabirawa di Museum AH Nasution, di Jakarta, Sabtu (30/9/2017). Museum yang dibuka untuk umum secara cuma-cuma tersebut diserbu ratusan pengunjung yang ingin belajar sejarah bertepatan dengan Gerakan 30 September 1965.
Pengunjung melihat diorama penyerbuan pasukan Tjakrabirawa di Museum AH Nasution, di Jakarta, Sabtu (30/9/2017). Museum yang dibuka untuk umum secara cuma-cuma tersebut diserbu ratusan pengunjung yang ingin belajar sejarah bertepatan dengan Gerakan 30 September 1965. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Kini, Museum AH Nasution menjadi salah satu tujuan favorit untuk napak tilas peristiwa pelik G30S.

Di dalamnya, ada diorama penyerangan AH Nasution di kamar tidurnya, penodongan senjata kepada Ibu Nas, dan penangkapan Lettu Pierre Tendean oleh pasukan Tjakrabirawa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved