Breaking News:

Penumpang Dibuat Bingung, Pesawat yang Dinaiki Mendarat di Negara yang Salah, Kisahnya Jadi Viral

Penumpang pesawat Ryanair dibuat kebingungan setelah mereka mendarat di negara yang salah.

Foto oleh Jan Rosolino di Unsplash
Ilustrasi pesawat yang sedang lepas landas. Penumpang pesawat dibuat kebingungan setelah mereka mendarat di negara yang salah. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pernahkah pesawat yang kamu tumpangi salah tujuan?

Kisah ini dialami seorang pria yang berada di rute penerbangan yang salah.

Baca juga: Citilink Antar Presiden Jokowi Kunjungan Kerja ke Maluku, Pakai Pesawat ATR 72-600

Ilustrasi pesawat yang bersiap lepas landas. Sebuah penerbangan berada di rute yang salah.
Ilustrasi pesawat yang bersiap lepas landas. Sebuah penerbangan berada di rute yang salah. (Avel Chuklanov /Unsplash)

Baca juga: Ingin Tidur Nyenyak di Pesawat? Pramugari Ungkap Minuman Pilihannya

Pria ini tercengang setelah pesawat yang dia naiki berada di rute penerbangan yang berbeda.

Di mana tujuan awal adalah Portugal, tapi malah berakhir di Spanyol.

Dilansir dari mirror, Barry Masterson berbagi kisahnya di akun pribadi di Twitter.

Dia menceritakan kisahnya di mana dirinya sampai di negara yang salah.

Barry tidak sendirian.

Baca juga: Kisah Pesawat Boeing 737 Jatuh Gegara Kawanan Merpati hingga Tewaskan 35 Penumpang

Baca juga: KAI Sediakan Layanan Kereta Ramah Lingkungan, Emisinya Dinilai Lebih Kecil Dibanding Mobil & Pesawat

Dirinya bersama dengan seluruh penumpang Ryanair mendarat di negara yang berbeda dari tujuan awalnya.

Barry seharusnya mendarat di Faro Portugal, namun justru mendarat di seberang perbatasan di Malaga Spanyol.

Akibat kejadian ini, Barry dan seluruh penumpang Ryainair dibuat kebingungan.

Barry bercerita, awalnya penerbangan itu telah berangkat dari Dublin, tapi kemudian mengalami penundaan dan mendarat di tempat yang salah.

Barry menuliskan dalam tweetnya: "Moral rendah, beberapa orang baru menyadari bahwa kita berada di Spanyol."

Yang terjadi selanjutnya adalah perjalanan bus melintasi perbatasan, dengan Barry mengklaim bahwa 157 orang berada di dalam bus.

Dia berkata: "Staf penerbangan berusaha menenangkan kerumunan ketika kami tiba di bandara.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved