TRIBUNTRAVEL.COM - Pramugari ungkap arti kode ABP yang sering ditujukan kepada penumpang.
Biasanya pramugari selalu menyambut penumpang di depan pintu kepada setiap penumpang yang masuk ke pesawat.
Mereka menyapa sambil tersenyum ramah kepada setiap penumpang yang masuk.
Saat menyambut penumpang pesawat di depan pintu, ternyata pramugari diam-diam memperhatikan setiap penumpang, dari ujung kaki hingga ujung rambut.
Hal yang dilakukan pramugari ini ternyata ada tujuannya.
Baca juga: Pramugari Ungkap Tips Aman Menginap di Hotel, Termasuk Mewaspadai Lubang Intip di Pintu
Seorang pramugari yang telah bekerja selama 12 tahun di sebuah maskapai penerbangan internasional menjelaskan alasanya.
Dikutip TribunTravel dari The Sun, kepada Sun Online Travel pramugari bernama Carrie Bradley mengungkap satu kalimat yang biasa digunakan awak kabin saat penumpang masuk ke pesawat.
Bradley menjelaskan, "saat penumpang naik, kami menilai mereka dan melihat apakah mereka ABP?"
ABP merupakan singkatan dari Able-Bodied Passenger.
Baca juga: 10 Istilah yang Sering Diucapkan Pramugari saat Penerbangan, Pernah Dengar?
Kode ABP yang diucapkan pramugari ini artinya orang yang dapat dimintai bantuan ketika terjadi kondisi darurat di pesawat.
Awak kabin yang menyapa penumpang pesawat selama proses boarding harus menilai fisik penumpang dengan cepat.
"Di pintu, saat menyapa penumpang dan memeriksa tiket boarding, pramugari harus membuat penilaian sangat cepat kepada penumpang yang tampak bugar dan sehat," ungkap Bardley.
Saat ini Bradley yang mengelola sebuah blog perjalanan Flying With A Baby juga menjelaskan cara pramugari berinteraksi dengan penumpang dan menentukan penumpang mana yang dapat membantu dalam kondisi darurat.
"Selama penerbangan, lebih mudah menilai orang setelah mengobrol dengan mereka," lanjutnya.

Baca juga: Viral Pilot Beberkan Tempat Tidur Pramugari di Pesawat, Lokasinya Tak Terduga
"Bisa jadi mereka adalah petugas pemadam kebakaran, angkatan darat, pilot yang sedang tidak bertugas, atau dokter. Semua merupakan informasi yang berguna."
Meski semua kru penerbangan sudah terlatih menghadapi segala situasi di dalam kabin, tapi terkadang mereka tetap butuh bantuan orang lain.
Misalnya ketika ada penumpang melahirkan di pesawat atau mengalami masalah kesehatan, barangkali dalam penerbangan itu ada penumpang berprofesi sebagai dokter untuk dimintai bantuan.
Tips Aman Menginap di Hotel ala Pramugari
Tips aman menginap di hotel ala pramugari, termasuk berhati-hati dengan lubang intip di pintu
Pramugari, @cici_inthesky membagikan tips aman menginap di hotel untuk para pelancong.
Tips aman menginap di hotel yang harus dilakukan adalah menutup lubang intip pintu hotel.
Baca juga: Pramugari Alami Patah Tulang Belakang saat Pesawat Mendarat, Diduga Landasan Pacu Terlalu Pendek
Perlu diketahui, beberapa hotel memiliki lubang intip di pintu.
Dia berkata: "Ambil beberapa tisu dan masukkan ke sana sehingga tidak ada yang bisa melihat ke dalam kamarmu."
Anggota awak kabin itu berkata: “Setelah saya membuka pintu, saya menopang pintu saya untuk melakukan pemeriksaan.
“Saya memeriksa lemari, kamar mandi, dan di balik tirai. Periksa telepon untuk memastikannya berfungsi.”
Dia menambahkan: “Saya meletakkan tanda privasi saya di luar. Ketika saya meninggalkan kamar saya, saya membiarkan TV saya menyala dengan volume naik.
“Tidak cukup keras untuk mengganggu orang, hanya volume normal yang biasa saya tonton di TV.”
Baca juga: 10 Fakta Menarik Pramugari yang Tak Banyak Orang Tahu, Bisa Kecanduan Terbang?
Sementara volume TV bisa membuat orang berpikir ada seseorang di dalam ruangan, tip ini tidak akan berhasil di setiap hotel.
Dilansir dari express, banyak hotel mengharuskan tamu untuk meletakkan kartu kunci mereka di dudukan di dekat pintu jika mereka ingin menggunakan listrik di kamar.
Ini menghentikan pemborosan listrik dan mengingatkan para tamu untuk mengambil kartu kunci mereka ketika mereka meninggalkan ruangan.
Namun, pramugari itu mengatakan para tamu dapat mencoba menggunakan salah satu kartu mereka sendiri di slot untuk membiarkan lampu menyala.
Ini mungkin berhasil di beberapa hotel dan bisa menjadi cara agar tamu yang khawatir membuat seolah-olah kamar mereka ditempati.
Awak kabin itu juga mengatakan dia selalu meninggalkan tasnya tepat di depan pintu kamar hotel.
Dia menambahkan: "Saat Anda check-in, pastikan petugas meja depan tidak menyebutkan nomor kamar Anda dan pastikan Anda tidak menyebutkan nomor kamar Anda."
(TribunTravel.com/tyas/Ambar)