Breaking News:

5 Tempat Wisata di Pekalongan Ini Seru Dikunjungi saat Libur Sekolah, Ada yang Gratis Lho

Menghabiskan momen libur sekolah di Pekalongan, banyak tempat wisata menarik untuk dikunjungi. Mulai dari wisata alam, edukasi dan ada yang gratis.

(TribunJateng.com/Fajar Bahruddin Achmad)
Kawasan Kota Tua Jetayu- Suasana dan potret gedung jadul peninggalan pemerintah kolonial Belanda di Kawasan Kota Tua Jetayu, Kota Pekalongan, Kamis (30/6/2022). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Selain terkenal dengan kuliner nasi megono dan soto tauto yang unik dan lezat, Pekalongan punya sederet tempat wisata menarik untuk dikunjungi.

Berikut adalah rekomendasi tempat wisata di Kota Pekalongan untuk habiskan libur sekolah. 

Tempat wisata di Pekalongan ini cocok dikunjungi bersama keluarga dan ramah anak.

Tempati wisata di Pekalongan ini menawarkan ragam hiburan, edukasi, sejarah, instagramable hingga wisata religi. 

Traveler yang singgah di Pekalongan atau sedang road trip melewati Jalur Pantura, bisa mampir ke berbagai tempat wisata di Pekalongan ini.

Berikut lima tempat wisata di Kota Pekalongan yang menarik dikunjungi saat libur sekolah.

1. Museum Batik Pekalongan

Museum Batik- Gedung Museum Batik yang beralamat di Jalan Jetayu, Kota Pekalongan.
Museum Batik- Gedung Museum Batik yang beralamat di Jalan Jetayu, Kota Pekalongan. (TribunJateng.com/Fajar Bahruddin Achmad)

Baca juga: 5 Taman Terbuka di Jakarta Selatan, Cocok Dikunjungi Usai Liburan dari Taman Margasatwa Ragunan

Museum Batik Pekalongan lokasinya di Jalan Jetayu, Kota Pekalongan, berada satu area Titik Nol Kilometer Pekalongan

Museim Batik di Pekalongan ini merupakan tempat wisata edukasi yang mengandung unsur budaya, seni, dan keterampilan. 

Museum Batik Pekalongan sudah ada sejak tahun 1972, saat itu lokasi awalnya berada di area Monumen Djoeang 45. 

2 dari 4 halaman

Gedung yang saat ini digunakan di Jalan Jetayu, dulunya adalah Kantor Pabrik Gula di masa pemerintahan Kolonial Belanda. 

Museum tersebut memiliki sebanyak 1.200 koleksi batik. Koleksi tertuanya adalah tahun 1800- tahun 1900.

Musem Batik Pekalongan buka setiap hari, pukul 08.00- 15.00 WIB.

Harga tiket untuk anak-anak/ pelajar Rp 3.000, orang dewasa Rp 7.000, dan wisatawan asing Rp 20.000.

2. Pantai Pasir Kencana

Pantauan udara objek wisata air Pantai Pasir Kencana Kota Pekalongan, Jawa Tengah.
Pantauan udara objek wisata air Pantai Pasir Kencana Kota Pekalongan, Jawa Tengah. (Dok. Kominfo Kota Pekalongan via TribunJateng)

Baca juga: Curhat Tamu Hotel Mengalami Ruam dan Gatal-gatal saat Menginap, Temukan Kutu Busuk di Seprai

Tempat wisata di Pekalongan selanjutnya adalah Pantai Pasir Kencana Pekalongan

Pantai Pasir Kencana terbilang masih baru, yang diresmikan pada Februari 2022. 

Pantai Pasir Kencana berjarak sekira 4 kilometer dari pusat Kota Pekalongan

Pantai Pasir Kencana lokasinya di Kelurahan Panjangwetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan.

Pantai Pasir Kencana menawarkan sejumlah wahana ratis, seperti menara pandang, pasir putih, kolam ikan, dan kolam keceh atau kolam renang. 

3 dari 4 halaman

Ada juga wahana berbayar, seperti sepeda air Rp 10 ribu dan skuter listrik Rp 20 ribu per 15 menit.

Fasilitas lain ada panggung rakyat, panggung teater, dan belasan toilet. 

Sementara untuk tiket masuk, Selasa- Kamis Rp 15 ribu dan Jumat- Minggu Rp 20 ribu. 

Jam buka Pantai Pasir Kencana mulai pukul 08.00- 20.00 WIB dan tutup setiap hari senin untuk perawatan.

3. Kawasan Kota Tua Jetayu

Kawasan Kota Tua Jetayu- Suasana dan potret gedung jadul peninggalan pemerintah kolonial Belanda di Kawasan Kota Tua Jetayu, Kota Pekalongan, Kamis (30/6/2022).
Kawasan Kota Tua Jetayu- Suasana dan potret gedung jadul peninggalan pemerintah kolonial Belanda di Kawasan Kota Tua Jetayu, Kota Pekalongan, Kamis (30/6/2022). ((TribunJateng.com/Fajar Bahruddin Achmad))

Jika Semarang memilik Kota Lama, maka di Pekalongan kamu bisa mengunjungi Kawasan Kota Tua Jetayu.

Kawasan Kota Tua Jetayu berada satu lokasi dengan Museum Batik Pekalongan

Di lokasi ini, ada berbagai gedung tua peninggalan pemerintah kolonial Belanda. 

Antara lain Kantor Pabrik Gula yang saat ini untuk Museum Batik, Gredja GKI Pekalongan, Kantor Pos, dan GOR Jetayu. 

Selain bisa menikmati keindahan bangunan tua, di lokasi tersebut juga banyak terdapat kuliner.

4 dari 4 halaman

Tidak ada biaya untuk menikmati area Kota Tua Jetayu. 

Kawasan Kota Tua Jetayu tidak ada tiket masuk, hanya dikenai biaya parkir kendaraan. 

4. Wisata Mangrove Park

Mengingat Pekalongan berada di pesisir, maka kota ini memilikiwisata hutan mangrove. 

Traveler yang ingin berwisata ke hutan Mangrove Pekalongan bisa datang ke Wisata Mangrove Park Pekalongan.

Kawasan Kota Tua Jetayu lokasinya berada di Kelurahan Kandangpanjang, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan

Pengunjung akan disuguhkan pemandangan pohon-pohon bakau yang hijau.

Lalu jika datang pada sore hari, maka bisa melihat pemandangan matahari tenggelam yang terlihat di atas pohon-pohon mangrove.

Berdasarkan website tourism.pekalongankota.go.id, fasilitas yang ada antara lain hutan mangrove, gazebo, menara pandang, area pembibitan mangrove, jogging track, perahu, toilet umum.

Belum ada penarikan biaya tiket masuk. 

Hanya ada biaya parkir Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

Baca juga: 5 Olahan Daging Kambing Praktis untuk Sajian Idul Adha, dari Bagar Kambing hingga Tongseng Kambing

5. Makam Sapuro

Pekalongan punya tempat wisata religi yang dikenal dengan nama Makam Sapuro. 

 Makam Sapuro lokasinya berada di Jalan Madura, Kelurahan Sapurokebulen, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan

Makam dari para ulama atau wali di Kota Pekalongan ini, selalu ramai dikunjungi peziarah. 

Di area makam tersebut, terdapat makam seorang ulama besar Habib Ahmad bin Abdullah bin Thalib Al Atas.

Habib Ahmad adalah ulama kelahiran Kota Hajren Hadramaut, Yaman pada 1255 Hijriah atau 1836 Masehi. 

Beliau tiba di Indonesia dan memilih tinggal di Pekalongan, pada 1295 Hijriah. 

Beliau adalah ulama yang mensyiarkan Islam di Pekalongan

Habib Ahmad meninggal dunia di usia 92 tahun, pada malam ahad 24 Rajab 1347 Hijriah atau 1928 Masehi. 

Sebagai informasi, Makam Sapuro memiliki area parkir cukup luas yang bisa menampung kendaraan bus. 

Di lokasi tersebut juga banyak masyarakat yang berdagang oleh-oleh seperti batik. (fba)

Baca juga: Marawa Beach Club hingga Museum Adityawarman, Cek Tempat Wisata di Padang untuk Libur Sekolah

Baca juga: 7 Tempat Wisata di Dunia yang Tawarkan Sensasi Berenang Bersama Kuda

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul 5 Rekomendasi Tempat Wisata Kota Pekalongan, Lengkap Hiburan Edukasi dan Religi

Selanjutnya
Sumber: Tribun Jateng
Tags:
Jawa TengahPekalonganJalan JetayuMuseum Batik Pekalongan
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved