Breaking News:

Ribuan Burung Berjatuhan Akibat Cuaca Panas Ekstrem di India, Suhu Capai 46 Derajat Celcius

Burung-burung di India berjatuhan dari langit akibat gelombang panas ekstrem. Suhu panas terik telah mengeringkan sumber air di negarat tersebut.

Foto oleh Steve Dew dari Flickr.com
Ilustrasi Burung Bar-tailed godwit. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Burung-burung di India berjatuhan dari langit akibat gelombang panas ekstrem.

Di negara bagian Gujarat, di pantai barat India, tim penyelamat melaporkan ribuan burung jatuh dari langit.

Suhu panas terik telah mengeringkan sumber air.

Dikutip dari laman UNILAD, Minggu (15/5/2022), pada Rabu (11/5/2022), di sebuah rumah sakit hewan swasta di kota Ahmedabad, dokter memberi makan burung yang jatuh dengan tablet multivitamin dan menyuntikkan air ke mulut mereka karena suhu melebihi 46 derajat Celcius.

Manoj Bhavsar, yang menangani burung itu telah menyelamatkan burung selama lebih dari satu dekade.

Saat diwawancara Reuters, Bhavsar mengatakan, "Tahun ini adalah yang terburuk. Kami melihat peningkatan 10 persen dalam jumlah burung yang perlu diselamatkan."

Sebagian besar wilayah Asia Selatan telah mengalami bulan-bulan pra-musim panas terpanas dalam beberapa tahun terakhir.

Gelombang panas bahkan tidak menunjukkan tanda-tanda akan mereda dengan perkiraan suhu mencapai 50 derajat Celcius.

Baca juga: Pakai Resep Asli Gujarat, Masjid Jami Pekojan Buat 250 Porsi Bubur India untuk Menu Buka Puasa

Baca juga: Demi Ketemu Istri, Pria Ini Nekat Dayung Perahu Karet dari Thailand ke India

Suhu panas paling ekstrem diperkirakan akan terjadi di kota Jacobabad Pakistan, dengan petak-petak besar di sekitarnya diperkirakan melebihi 40 derajat Celcius.

Suhu ini melebihi perkiraan cuaca panas tahun ini.

Perubahan iklim telah menyebabkan peristiwa cuaca ekstrem di sejumlah negara.

Gelombang panas mematikan telah melanda sejak Maret, yang merupakan pertama kalinya Maret terpanas sejak lebih dari 100 tahun.

Sementara di wilayah barat laut dan tengah India juga mengalami April terpanas dalam sejarah.

Sejauh ini, sedikitnya 25 orang telah meninggal di negara bagian Maharashtra, India barat.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved