Breaking News:

Tahun Ini, Pasar Gede Solo Bakal Dihiasi Ribuan Lampion untuk Menyambut Imlek 2022

Pasar Gede Solo akan kembali dihiasi ribuan lampion untuk menyambut perayaan Imlek 2022. Hal ini dikonformasi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Sinta Agustina
TribunTravel/Nurul Intaniar
Lampion Pasar Gede Solo sambut Tahun Baru Imlek 2020, Minggu (19/1/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pasar Gede Solo akan kembali dihiasi ribuan lampion untuk menyambut perayaan Imlek 2022.

Hal ini dikonformasi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang mengatakan bahwa Solo Imlek Festival 2022 bakal digelar.

Hal tersebut menyusul adanya pertemuan dari Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakoso dengan Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), dilaporkan Tribun Solo.

"Tahun ini mudah-mudahan bisa jalan, udah-udah (koordinasi), kemarin Pak Wakil Wali Kota (Teguh Prakoso) sudah bertemu dengan PMS," kata Gibran, Selasa (11/1/2022).

Baca juga: Rekomendasi 6 Timlo Enak di Solo untuk Menu Sarapan, Timlo Sastro Eksis Sejak 1962

Untuk waktu pemasangan lampion, Gibran belum memberitahukan secara pasti.

"Belum pasti, menunggu keadaan dulu angka Covid-19, tapi saya mendukung penuh untuk diadakan kembali," tegas Gibran.

Lampion yang dipasang di kawasan Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, untuk menyambut Tahun Baru Imlek, Rabu (6/2/2019).
Lampion yang dipasang di kawasan Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, untuk menyambut Tahun Baru Imlek, Rabu (6/2/2019). (TRIBUNTRAVEL.COM/SINTA AGUSTINA)

Ditanya soal sistem pelaksanaan, Gibran juga belum bisa memastikan apakah pengunjung perlu melakukan tes antigen sebelum mengunjungi Pasar Gede.

"Swab antigen? Nanti lihat dulu, mungkin masih terbatas," ujar Gibran.

"Tapi saya rasa di tahun 2022 ini jangan sampai ada event yang terlewat dan hilang lagi, semoga status Covid-19 terkendali," lanjutnya.

Tahun lalu, Solo Imlek Festival yang menjadi acara tahunan terpaksa ditiadakan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta Hasta Gunawan mengatakan, Solo Imlek Festival ditiadakan karena ada kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Baca juga: Viral Baliho Liburan Aman ke Solo Aja di Jogja saat Darurat Klitih, Ini Komentar Walikota Solo

"Dan tentu saja penularan Covid-19 yang belum terkendali," ungkap Hasta kepada Kompas.com, Minggu (24/1/2021).

Menurutnya, acara-acara yang mengundang kerumunan tidak dilakukan meski pengunjung mungkin dapat dibatasi.

Tugu Pasar Gede dipadati pengunjung (15/01/2020). Untuk meramaikan perayaan Tahun Baru Imlek di Solo telah dipasang 5.000 lampion, 12 lampion shio, lampion dewa uang dan enam lampion maskot shio tikus.
Tugu Pasar Gede dipadati pengunjung (15/01/2020). Untuk meramaikan perayaan Tahun Baru Imlek di Solo telah dipasang 5.000 lampion, 12 lampion shio, lampion dewa uang dan enam lampion maskot shio tikus. (KOMPAS.com/YUHARRANI AISYAH)

"Lampion di Pasar Gede Solo ditiadakan. Solo Imlek Fair, Grebeg Sudiro, dan Kirab Barongsai batal," ujarnya.

Karena tidak adanya Solo Imlek Festival, Pasar Gede saat itu tidak dipasangi lampion seperti tahun sebelumnya.

Baca juga: Terbaru, Jadwal Perjalanan KRL Solo-Jogja Berlaku Mulai Januari 2022

"Tidak ada lampion yang digantung untuk menghindari kerumunan yang ingin berfoto-foto," tutupnya.

Solo Imlek Festival merupakan acara tahunan di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah untuk menyambut perayaan Imlek.

Biasanya akan ada rangkaian acara mulai dari pemasangan 5.000 Lampion Pasar Gede Solo, Donor Darah, Grebeg Sudiro, Kirab Barongsai, dan Solo Imlek Fair.

(TribunTravel.com/Sinta A.)

Baca juga: Rekomendasi 10 Tempat Makan Sate Kambing di Solo yang Enak untuk Makan Siang

Baca juga: Super Air Jet Segera Layani Rute Jakarta-Solo PP, Harga Tiket Mulai Rp 433 Ribuan

Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved