Breaking News:

Umrah Dibuka Hari Ini, Perhatikan Protokol dan Ketentuan Baru dari Kemenag

Setelah hampir 2 tahun tak ada pemberangkatan umrah, Kemenag akhirnya membuka kembali pemberangkatan umrah Sabtu (8/1/2022).

Editor: Nurul Intaniar
Tribun Travel/Sinta Agustina
Jemaah umrah sedang berjalan mengelilingi Kabah di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Minggu (12/11/2017). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kementerian Agama (Kemenag) akhirnya membuka kembali pemberangkatan umrah Sabtu (8/1/2022).

Setelah hampir 2 tahun tak ada pemberangkatan umrah, awal tahun ini Kemenag mulai menerbangkan sejumlah jemaah ke Tanah Suci.

Disampaikan oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief, keberangkatan umrah kali ini diikuti dengan protokol kesehatan ketat.

Protokol ketat ini dilakukan guna melindungi jemaah umrah baik di Indonesia maupun setibanya di Arab Saudi.

"Pemberangkatan jemaah umrah rencananya akan kembali dibuka pada 8 Januari 2022. Karena masih dalam masa pandemi Covid-19, penyelenggaraan umrah dilaksanakan dengan pengendalian dan pengawasan terhadap kepatuhan protokol kesehatan secara ketat, baik di tanah air maupun di Arab Saudi dengan mengedepankan perlindungan dan keselamatan jemaah," terang Hilman di Jakarta, Kamis (6/1/2022), dikutip dari kemenag.go.id.

Baca juga: Kebijakan Baru Bagi Calon Jemaah Umrah, Akan Diberi Gelang Khusus untuk Pemeriksaan

Selain itu, pihaknya telah menggelar rapat lintas kementerian/lembaga berkaitan dengan Penyelenggaraan Ibadah Umrah tahun 1443 H pada 3 Januari 2022.

Kondisi Kabah di Mekah sebelum visa Umrah ditangguhkan
Kondisi Kabah di Mekah sebelum visa Umrah ditangguhkan (ABDEL GHANI BASHIR / AFP)

Hilman juga sudah mendapat arahan dari Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas tentang keharusan penerapan protokol kesehatan ketat.

Ketentuan Umrah

Selain protokol kesehatan ketat, ada pula ketentuan umrah terbaru.

Diwartakan Kompas.com, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang memberangkatkan umrah pun diharuskan untuk melaporkan keberangkatan melalui Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji (Siskopatuh).

“PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) yang akan memberangkatkan jemaah umrah juga wajib melaporkan keberangkatan melalui SISKOPATUH,” tegas Hilman.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved