Breaking News:

Ingin Bepergian ke Italia Selama Pandemi Covid-19? Simak Aturan, Syarat dan Kondisi Terbarunya

Ada beberapa syarat dan aturan yang harus kamu tahu sebelum melakukan perjalanan ke Italia.

StockSnap /Pixabay
Pelancong yang sedang jalan-jalan di Italia 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ingin berpergian ke Italia selama masa pandemi Covid-19?

Ada beberapa syarat dan aturan yang harus kamu tahu sebelum melakukan perjalanan ke Italia.

Perlu diketahui, Italia saat ini masih dalam keadaan darurat karena pandemi.

Meskipun negara itu telah keluar dari penguncian gelombang ketiga, jumlah kasus terus dipantau.

Negara yang Boleh Masuk ke Italia

Ilustrasi - turis jalan-jalan malam di Florence, Italia.
Ilustrasi - turis jalan-jalan malam di Florence, Italia. (Flickr/ Kristoffer Trolle)

Baca juga: Viral Video Balon Udara yang Penuh Turis Tabrak Museum Bersejarah di Italia

Dilansir TribunTravel dari laman cnn, perbatasan Italia telah dibuka untuk pelancong dengan beberapa aturan.

Aturan ini berlaku mulai 25 Oktober hingga 15 Desember.

Negara yang saat ini diizinkan masuk dibagi menjadi tiga daftar:

Daftar C untuk Eropa: Andorra, Austria, Belgia, Bulgaria, Siprus, Kroasia, Denmark (termasuk Kepulauan Faroe dan Greenland), Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hongaria, Islandia, Irlandia, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg , Malta, Monako, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal (termasuk Azores dan Madeira), Republik Ceko, Rumania, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, dan Swiss.

Daftar D terdiri dari negara-negara berikut: Australia, Arab Saudi, Bahrain, Kanada, Chili, UEA, Jepang, Yordania, Kosovo, Israel, Kuwait, Selandia Baru, Qatar, Rwanda, Inggris, Korea Selatan, Singapura, AS, Uruguay, Ukraina, Taiwan , Hong Kong dan Makau.

Negara diluar daftar C dan D diklasifikasikan sebagai Daftar E, di mana hanya boleh masuk Italia untuk melakukan perjalanan penting.

Syarat Masuk Italia selama Masa Pandemi

Procida, pulau kecil berwarna-warni yang dinobatkan sebagai Italia Capital of Culture untuk tahun 2022.
Procida, pulau kecil berwarna-warni yang dinobatkan sebagai Italia Capital of Culture untuk tahun 2022. (Flickr/ ho visto nina volare)

Baca juga: Setelah Bawa Kemenangan untuk Manchester United, Cristiano Ronaldo Traktir Ibunya di Restoran Italia

Terlepas dari status vaksinasi mereka, semua pengunjung harus mengisi formulir pernyataan diri .

Selain itu, persyaratan berikut harus dipenuhi, tergantung dari mana kamu datang.

Pelancong yang datang dari negara-negara Daftar C (dan telah menghabiskan 14 hari terakhir di negara tersebut) harus mengisi formulir pernyataan diri dan Green Pass atau yang setara (Green pass menunjukkan bahwa kamu telah divaksinasi lengkap dengan vaksin yang disetujui UE lebih dari dua minggu sebelumnya, atau telah dites negatif dalam 72 jam terakhir).

Pelancong yang datang tanpa melengkapi kedua syarat tadi harus dikarantina selama lima hari dan kemudian mengikuti tes lagi.

Pelancong yang datang dari negara-negara Daftar D harus menunjukkan bukti vaksinasi.

Wisatawan dari Kanada, Jepang, dan AS dapat menunjukkan bukti pemulihan dari Covid-19, alih-alih bukti vaksinasi.

Selain itu, kedatangan dari negara-negara Daftar D harus menunjukkan tes negatif (PCR atau antigen) yang diambil dalam waktu 72 jam setelah kedatangan.

Mereka yang tidak menunjukkan bukti yang benar harus dikarantina selama lima hari, dan diuji pada awal dan akhir karantina.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved