Breaking News:

Dua 'Pocong Mini' Ditemukan di Situs Watugenuk Boyolali, Asal Usulnya Masih Misterius

Pekerja yang sedang melakukan pengerukan menemukan kain kain mori putih yang dibentuk menyerupai pocong manusia berukuran kecil.

TribunSolo.com/Tri Widodo
Penggalian situs kuno Watugenuk diwarnai penemuan bungkusan menyerupai pocong di Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Minggu (7/11/2021). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Penemuan mengejutkan ditemukan oleh penggali di Situs Watugenuk, Desa Kragilan, Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah.

Penemuan yang dimaksud adalah benda aneh yang dibentuk mirip seperti pocong.

Penemuan 'pocong' berukuran mini ini ditemukan selama  proses penggalian situs.

Pekerja yang sedang melakukan pengerukan menemukan kain kain mori putih yang dibentuk menyerupai pocong manusia berukuran kecil.

Baca juga: Harga Tiket Masuk Waduk Cengklik Park, Wisata Instagramable di Boyolali

Pocong Mini di Situs Watugenuk, Desa Kragilan, Kec Mojosongo, Boyolali
Pocong Mini di Situs Watugenuk, Desa Kragilan, Kec Mojosongo, Boyolali (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Baca juga: Jangan Ambil Air dan Ikan di Umbul Langse Boyolali, Ini Bahaya Jika Melanggar

Benda aneh itu ditali mengerupai pocong dengan tali di bagian atas kepala, perut serta bagian bawah.

Di dalam pocong mini itu, ada gumpalan tanah, benang warna merah putih serta paku.

Tak hanya satu pocong mini yang ditemukan, melainkan dua pocong mini.

Keduanya ditemukan di dua lokasi blok penggalian yang berbeda.

Satu ditemukan di blok utara dan satunya lagi di blok tengah.

Kedua pocong yang diduga sebagai perantara santet itu ditemukan di kedalaman sekitar 40 sentimeter dari permukaan tanah.

Baca juga: Ingin Liburan ke Pantai Pasir Putih di Boyolali? Coba Mampir ke Bale Rantjah Park Sawit

Penggalian situs kuno Watugenuk diwarnai penemuan bungkusan menyerupai pocong di Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Minggu (7/11/2021).
Penggalian situs kuno Watugenuk diwarnai penemuan bungkusan menyerupai pocong di Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Minggu (7/11/2021). (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Baca juga: TRAVEL UPDATE: Sate Kambing Enak dan Legendaris di Boyolali, Sudah Ada Sejak 1955

Saat ditemukan, kedua 'pocong mini' itu terlihat belum terlalu lama dikubur.

Ini terlihat dari masih utuhnya kain mori yang telah dikubur di lokasi Situs Watugenuk ini.

Narto Miharjo Widodo pekerja penggali yang menemukan pocong mini itu menjelaskan kronologinya.

Dia mengaku saat menggali di kedalaman 40 sentimeter menemukan benda putih.

Karena proses penggalian dilakukan secara perlahan, kedua pocong mini itu tak ikut terkena alat penggali.

"Yang satu di sini, yang satu disana," ucap laki-laki berusia 65 tahun itu sambil menunjukkan lokasi temuan benda seperti pocong itu.

Baca juga: TRAVEL UPDATE: Kisah Penjual Mi dari Singkong di Boyolali, Cocok untuk Penderita Diabetes

Suasana penggalian Situs Watugenuk Boyolali di Dukuh Watugenuk, Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo.
Suasana penggalian Situs Watugenuk Boyolali di Dukuh Watugenuk, Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo. (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Dia mengaku baru kali ini menemukan benda aneh tersebut.

Meski begitu dia tak takut atau gemetar saat menemukan kain mori ini.

"Kerjaan saya menggali kubur. Ketemu tengkorak manusia sudah biasa," ujarnya.

Temuan ini sempat menjadi perbincangan lucu saat proses penggalian situs ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved