Breaking News:

Jogja Berstatus PPKM Level 2, Ini Daftar Syarat Masuk Kawasan Malioboro

Meski kawasan Malioboro sudah dibuka kembali, namun ada persyaratan ketat bagi pengunjung yang berkunjung.

Tribun Jogja/Hasan Sakri
PENGGUNAAN MASKER. Pesepeda menggunakan masker saat beraktivitas di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Jogja kini bertastus PPKM Level 2.

Status yang baru ini tentu memberikan angin segar bagi masyarakat Jogja.

Ini berarti ada sejumlah pelonggaran yang bisa dirasakan masyarakat Jogja.

Satu di antaranya dibuka kembali aktivitas sosial kemasyarakatan di kawasan wisata Malioboro.

Meski kawasan Malioboro sudah dibuka kembali, namun ada persyaratan ketat bagi pengunjung yang berkunjung.

Baca juga: Selain Gudeg, 7 Kuliner Pagi di Jogja Ini Cocok jadi Pilihan Menu Sarapan

Ilustrasi suasana malam di Malioboro Jogja sebelum pandemi
Ilustrasi suasana malam di Malioboro Jogja sebelum pandemi (Flickr.com/Jorge Franganillo)

Baca juga: 10 Soto Enak di Jogja untuk Sarapan, Gurih Soto Betawi Bang H Pitung hingga Segarnya Soto Pak Marto

Berikut ini daftar syarat masuk ke kawasan Malioboro.

- Scan CR Code PeduliLindungi

- Vaksin minimal dosis pertama

- Menunjukan sertifikat vaksin

- Mematuhi protokol kesehatan

- Batas kunjungan hanya 2 jam

- Pembatasan waktu parkir selama 3 jam.

Untuk kepentingan skrining, Pemkot Yogyakarta tak hanya menggunakan aplikasi Peduli Lindungi, tapi ada pula aplikasi yang dikembangkan sendiri yaitu Peduli Jogja yang terdapat pada aplikasi Jogja Smart Service (JSS).

Baca juga: Najwa Shihab Liburan ke Jogja Bareng Geng Perempuan Hebat, Tampil Kompak dan Seru Abis!

Ilustrasi Pengunjung melakukan scan QR Code dengan aplikasi PeduliLindungi
Ilustrasi Pengunjung melakukan scan QR Code dengan aplikasi PeduliLindungi (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Baca juga: 8 Bakso Enak di Jogja untuk Makan Siang, Nikmatnya Makan Bakso Urat Cak Ari Pakai Nasi

Catatan: kamu bisa mengunjungi portal JOGJA SMART SERVICE di sini, dan mengundung aplikasinya di sini untuk android dan di sini untuk iOS)

"Jadi, kita pakai aplikasi JSS, dengan fitur 'Peduli Jogja'. Sekarang sebenarnya sudah ada aplikasinya sendiri. Tapi, saya minta untuk dimasukkan ke JSS," kata Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Selasa (19/10/2021).

Senada, Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti membenarkan bahwa dibutuhkan proses skrining di kawasan Malioboro, agar siapa saja pengunjungnya bisa terlacak.

Terlebih, dengan tingkat kunjungan yang sudah begitu tinggi, segala sesuatunya harus diantisipasi. 

"Tapi kan kita belum bisa itu (menerapkan) PeduliLindungi di Malioboro. Jadi, susah untuk melacaknya, berapa orang yang ada di sana. Misalnya, kalau terjadi klaster, kita tidak bisa tahu, siapa saja yang di sana. Padahal, itu sangat dibutuhkan untuk tracing," katanya.

Pelonggaran obyek wisata

Menyusul turunnya level PPKM di Daerah Istimewa Yogyakarta, Pemkot Yogyakarta juga sudah bersiap untuk membuka sejumlah obyek wisata dalam waktu dekat ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved