Breaking News:

Rachel Vennya Diduga Kabur saat Karantina, Berikut Aturan Karantina Bagi WNI dari Luar Negeri

Belum genap delapan hari setelah kedatangan dari New York, Rachel diketahui sudah berlibur ke Bali bersama anak-anak dan teman-temannya.

Instagram.com/@rachelvennya
Kolase foto Rachel Vennya di New York 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kabar dugaan selebgram Rachel Vennya kabur saat karantina di Wisma Atlet Pademangan beredar luas di dunia maya.

Informasi ini awalnya diungkap oleh seorang warganet yang mengaku bertugas di Wisma Atlet Pademangan.

Diketahui Rachel Vennya dan beberapa selebgram Tanah Air baru saja pulang dari New York.

Mereka diharuskan menjalani karantina selama delapan hari.

Namun, belum genap delapan hari setelah kedatangan dari New York, Rachel diketahui sudah berlibur ke Bali bersama anak-anak dan teman-temannya.

Termasuk Salim Nauderer yang saat ini sedang menjalin hubungan spesial dengan Rachel dan baru pulang dari New York, seharusnya juga masih dikarantina.

Kecurigaan warganet semakin menguat lantaran rekan selebgram lainnya terpantau masih menjalani masa karantina di Wisma Atlet sepulang dari New York bersama Rachel Vennya dan Salim Nauderer.

Banyak warganet berasumsi Rachel Vennya benar-benar kabur.

Portet liburan Rachel Vennya saat di Labuan Bajo.
Portet liburan Rachel Vennya saat di Labuan Bajo. (Instagram/@rachelvennya)

Hingga berita ini dimuat, belum ada klarifikasi dari pihak Rachel.

Menanggapi kasus ini, Kemenkes dan Satgas Covid-19 pun turun tangan untuk menelusuri kebenaran informasi yang beredar.

Terlepas dari benar atau tidaknya Rachel Vennya dan Salim Nauderer kabur dari karantina di Wisma Atlet, traveler perlu mengetahui aturan bagi WNI yang baru pulang dari luar negeri.

Sesuai dengan Surat Edaran Menteri Perhubungan (SE Menhub) Nomor 77 Tahun 2021 yang berlaku sejak 20 September 2021, WNI yang baru tiba dari luar negeri atau melakukan perjalanan internasional harus menjalani karantina terpusat selama delapan hari dengan biaya ditanggung oleh pemerintah.

Wisma Atlet Pademangan memang disediakan sebagai tempat karantina WNI yang baru saja tiba dari luar negeri.

Setiba di bandara, WNI harus melakukan tes PCR.

Jika hasil positif, mereka wajib perawatan di rumah sakit dengan biaya ditanggung pemerintah.

Pada hari ketujuh, saat dites ulang PCR dan hasilnya masih positif, mereka wajib melanjutkan perawatan.

Jika negatif, mereka bisa melanjutkan perjalanan dan dianjurkan untuk karantina mandiri selama 14 hari.

Berdasarkan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, jika Rachel Vennya terbukti melakukan pelanggaran, maka terancam sanksi pidana penjara satu tahun atau denda Rp 1 juta. (TribunTravel.com/tyas)

Baca juga: Nikmatnya Ayam Taliwang 27 di Jakarta Barat, Bumbunya Dikirim Langsung dari Lombok

Baca juga: Rekomendasi 5 Mi Ayam Enak di Bogor, Wajib Disantap saat Liburan ke Cimory Dairyland Puncak

Baca juga: Fenomena Langka Tumbuhan Mirip Bunga Bangkai dengan Bau Menyengat Muncul di Tiga Lokasi

Baca juga: 5 Warung Penyetan di Surabaya untuk Makan Siang, Ada yang Pakai Sambal Bawang dan Korek

Baca juga: Indonesia Buka Pintu Kedatangan Wisatawan Internasional, Satgas Covid-19: Semua Wajib Taat Aturan

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved