Breaking News:

Seleb TikTok Mendadak Viral di Medsos Lantaran Jual Ratusan Tulang Manusia

Menjual lebih dari 100 kerangka dan tengkorak, seleb TikTok dengan lebih dari 500.000 pengikut mendadak viral di medsos.

TikTok/ @JonsBones
Jon Pichaya Ferry, seleb TikTok yang dikenal dengan akun @JonsBones, mendadak viral lantaran menjual tulang manusia. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang seleb TikTok berusia 21 tahun tengah menjadi perbincangan warganet.

Bagaimana tidak, pria berusia 21 tahun tersebut menjual tulang manusia.

Bahkan, ia diketahui menjual lebih dari 100 kerangka dan tengkorak janin.

Jon Pichaya Ferry merupakan seleb TikTok yang dikenal dengan akun @JonsBones.

Baca juga: Viral Anak Ajak Ibu Jalan-jalan Sebelum Hilang Ingatan, Sang Bunda Sampai Menangis Haru

Melansir laman Insider, Selasa (12/10/2021), Ferry diketahui memiliki lebih dari 500.000 pengikut dan telah mengumpulkan 22 juta likes.

Pengguna TikTok lain tentu banyak yang bertanya tentang alasan Fery dalam menjual tulang manusia.

Ferry diketahui memiliki lebih dari 500.000 pengikut dan telah mengumpulkan 22 juta likes.
Ferry diketahui memiliki lebih dari 500.000 pengikut dan telah mengumpulkan 22 juta likes. (TikTok/ @JonsBones.)

Mengatakan kepada The Washington Post, Ferry berharap bahwa ia dapat menggunakan platformnya untuk tujuan pendidikan.

"Saya benar-benar percaya dalam mencoba mendidik generasi antropolog, dokter, dan pendidik generasi berikutnya," kata Ferry, yang merupakan seorang siswa Parsons School of Design di New York.

"Saya tidak berpikir bahwa menghancurkan potongan-potongan ini adalah solusi," tambahnya.

Baca juga: Viral Penjual Suvenir di Paris Lancar Berbahasa Indonesia, Traveler Sampai Terheran-heran

Baca juga: Viral Pelayan Super Cepat Hitung Tagihan Makan, Pencet Kalkulator 15 Detik Saja

JonsBones mengatakan dalam situs webnya bahwa tulang-tulang yang dijual diambil secara bertanggung jawab.

Tulang-tulang tersebut juga secara khusus disiapkan untuk pelatihan mahasiswa kedokteran.

Tetapi sejak berabad-abad yang lalu, osteologi medis (ilmu anatomi tentang tulang manusia dan hewan) mengakar pada perampokan kuburan.

JonsBones mengatakan dalam situs webnya bahwa tulang-tulang yang dijual diambil secara bertanggung jawab.
JonsBones mengatakan dalam situs webnya bahwa tulang-tulang yang dijual diambil secara bertanggung jawab. (https://www.jonsbones.com/)

Mahasiswa dan dokter kala itu mengambil mayat dari kuburan sehingga mereka dapat memiliki tubuh untuk dipelajari, menurut Majalah Smithsonian.

Para ahli mengatakan kepada The Washington Post bahwa banyak dari sisa-sisa yang dicuri selama bertahun-tahun berasal dari penduduk asli Amerika, orang-orang yang diperbudak, dan kelompok-kelompok yang tertindas.

Baca juga: Viral Pendaki Gunung Merbabu Panjat dan Berjoget di Tugu Puncak Triangulasi, Kini Diburu Petugas

Dan kini banyak tulang yang dijual di seluruh dunia, umumnya digunakan dalam perhiasan, etalase, dan desain interior.

Kendati demikian, Ferry mengatakan bahwa tujuannya adalah agar tulang-tulang itu "diawetkan dan digunakan untuk tujuan yang dibuatnya."

Ia menambahkan bahwa tujuannya adalah "untuk mencoba menemukan rumah untuk tulang yang tidak lagi diinginkan keluarga".

Ferry menjual tulang belakang, tulang rusuk, tengkorak, dan lainnya di situs webnya, dengan harga mulai dari 18 dolar USD hingga hampir 6.000 dolar USD.

Gambar yang dibagikan oleh The Washington Post menunjukkan bahwa Ferry memiliki lebih dari 100 kerangka tulang belakang untuk dijual.

"Sangat mudah untuk mengkritik sejarah, tetapi untuk kemudian menemukan solusi tentang apa yang harus dilakukan dengan itu adalah tantangan yang lebih sulit," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved