Breaking News:

Grojogan Watu Purbo, Surga Tersembunyi di Sleman dengan Pemandangan Indahnya Air Terjun Berundak

Lokasi Grojogan Watu Purbo memang cukup tersembunyi, namun jangan khawatir, aplikasi peta digital bakal memandu sampai di lokasi.

Instagram/ @grojogan_watupurbo
Wisata Grojogan Watu Purbo, Yogyakarta 

TRIBUNTRAVEL.COM - Grojogan Watu Purbo merupakan wisata alam di Sleman yang beralamat di Dukuh Bangunrejo, Desa Merdikorejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Perjalanan ke Grojogan Watu Purbo bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan bermotor pribadi baik roda dua maupun empat.

Perjalanan dari pusat Kota Yogyakarta ke objek wisata ini kira kira selama 50 menit dengan jarak 23 kilometer. 

Dua kilometer menjelang tiba di objek wisata ini, pengunjung bakal disuguhi pemandangan kebun salak yang menjadi salah satu komoditi perkebunan di Sleman.

Bila beruntung saat masa panen tiba, pengunjung bisa sekaligus menjajal buah salak yang biasanya dijajakan di lapak lapak pinggir jalan.

Lokasi Grojogan Watu Purbo memang cukup tersembunyi, namun jangan khawatir, aplikasi peta digital bakal memandu sampai di lokasi.

Untuk masuk ke lokasi, pengelola yang merupakan kelompok sadar wisata setempat memberlakukan retribusi masuk untuk kendaraan pengunjung dengan tarif terjangkau.

Grojogan Watu Purbo
Grojogan Watu Purbo (Tribun Jogja/Yudha Kristiawan)

Selanjutnya pengunjung dipersilahkan masuk dan memarkir kendaraan di lahan parkir yang sudah disediakan dengan dipandu pengelola.

Pengunjung bisa berjalan kaki sekitar 100 meter menuju Grojogan Watu Purbo. 

 

Salah satu spot terbaik berada di grojogan ke tiga dari enam grojogan yang ada. Sebuah jembatan dari kayu dibuat untuk memudahkan pengunjung menyeberang ke area grojogan ini.

Selain berfoto dengan latar belakang grojogan, pengunjung juga bisa menjajal permainan tradisional menyusun secara vertikal bebatuan sungai.

Nampak batu batu tersusun vertikal tersebut tersebar di beberapa titik. Titik terbaik untuk mengambil foto adalah di bawah grojogan ke enam.

Dari titik ini latar belakang enam grojogan bakal terlihat bagus. Namun selama hari hari masih diguyur hujan, sebaiknya pengunjung waspada dan selalu memperhatikan aliran sungai. 

Grojogan Watu Purbo
Grojogan Watu Purbo (Tribun Jogja/Yudha Kristiawan)

* Sejarah Grojogan Watu Purbo

Grojogan adalah sebutan serupa air terjun dalam dialek bahasa Jawa setempat. Dulunya, lokasi ini merupakan sabo atau bangunan dam yang difungsikan untuk menahan aliran lahar dingin dari letusan gunung Merapi.

Bangunan ini sendiri sudah ada sejak tahun 1975 dibangun sebanyak enam tingkat. Setiap tingkat di dam ini lah yang membuat aliran sungai seperti air terjun.

Sementara nama Watu Purbo sendiri diambil secara sepakat oleh warga selaku pengelola dengan latar belakang banyaknya bebatuan dalam berbagai ukuran yang ada di aliran sungai ini.

Aliran Sungai Krasak dan Sungai Bebeng adalah dua asal aliran sungai yang mengalir di Grojogan Watu Purbo ini.

Seiring berkembangnya kawasan ini menjadi objek wisata, pengelola terus membenahi fasilitas yang ada. 

Saat ini tersedia pendopo, gazebo dan fasilitas lain untuk mendukung kebutuhan pengunjung. Beberapa lapak penjual makanan juga sudah ada di sini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved