Breaking News:

Mitos atau Fakta: Bisakah Kamu Benar-benar Melihat Tembok Besar China dari Luar Angkasa?

Teori tentang Tembok Besar China pertama kali dikemukakan pada tahun 1932 ketika Ripley's Believe It or Not! menerbitkan kartun struktur tersebut

Flickr/Boris Kasimov
Tembok Besar China di Tiongkok 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ketika kita masih di sekolah, banyak dari kita diajari bahwa Tembok Besar China adalah satu-satunya benda buatan manusia yang terlihat dari luar angkasa dan bulan.

Namun, ternyata, kedua klaim ini tidak akurat.

The Great Wall atau Tembok Besar China hampir tidak terlihat dari orbit, dan hal ini tentunya tidak terlihat dari bulan.

Di sisi lain, banyak struktur manusia lainnya terlihat dengan mata telanjang di orbit.

Baca juga: Harga Tiket Masuk Janjang Saribu Terbaru 2021, Tempat Wisata di Bukittinggi Mirip Tembok Besar China

Tembok Besar China
Tembok Besar China (Flick/Matt Barber)

Baca juga: Menari di Atas Tembok Besar China, Aktor Ini Dikecam Warganet

Teori tentang Tembok Besar China pertama kali dikemukakan pada tahun 1932 ketika Ripley's Believe It or Not! menerbitkan kartun struktur tersebut, yang menyatakan, "karya manusia yang paling kuat, satu-satunya yang akan terlihat oleh mata manusia dari bulan." 

Menariknya, tidak ada yang pernah ke luar angkasa, apalagi bulan, pada tahun 1932, tetapi penggambaran ini yang kemudian memulai rumor hingga beberapa dekade.

Sampai kemudian pada 2003, Yang Liwei , astronaut pertama asal China, menemukan bahwa dia tidak dapat melihat Tembok Besar ketika dia berada di orbit.

Ketika dia kembali ke bumi, dia mengatakan kepada sebuah acara televisi Tiongkok bahwa “pemandangannya sangat indah, tetapi saya tidak melihat Tembok Besar.”

Sebelum perjalanan Yang Liwei ke luar angkasa, buku pelajaran sekolah dasar di China telah menyatakan bahwa struktur tersebut dapat dilihat dengan mata telanjang dari astronaut yang mengorbit.

Namun, setelah Liwei kembali ke bumi, Kementerian Pendidikan Tiongkok bergerak agar penerbit berhenti mencetak buku teks yang mengabadikan mitos ini.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Populer di Bukittinggi, Ada Jajang Saribu yang Mirip Tembok Besar China

Astronaut
Astronaut (Gambar oleh skeeze dari Pixabay)

Baca juga: 22 Fakta Unik Tembok Besar China, Struktur Buatan Tangan Manusia Terpanjang di Dunia

Dilansir TribunTravel dari laman thevintagenews, pada tahun 2004, mitos Tembok Besar China muncul kembali setelah astronaut Leroy Chiao mengambil foto dari Stasiun Luar Angkasa Internasional menggunakan lensa zoom.

Dia memotret wilayah Mongolia Dalam, sekitar 200 mil sebelah utara Beijing, dan foto itu dipastikan menunjukkan Tembok Besar.

Namun, Chiao sendiri mengakui bahwa dia tidak dapat melihat Tembok dengan mata telanjang dan tidak yakin apakah gambar itu benar-benar menunjukkannya.

Banyak struktur buatan manusia lainnya terlihat dari orbit.

Para astronaut telah menyatakan bahwa piramida di Giza relatif mudah dikenali, tetapi struktur yang paling terlihat adalah jalan atau jembatan yang melintasi selat.

Baca juga: 20 Fakta Menarik di Balik Kemegahan Tembok Besar China, Termasuk Berbagai Mitos Pembuatannya

Wisatawan yang menjelajahi Tembok Besar China
Wisatawan yang menjelajahi Tembok Besar China (Flickr/Peter Dowley)

Baca juga: Melihat 7 Keajaiban Dunia Lewat Tur Virtual, Ada Petra hingga Tembok Besar China

Kota dan beberapa gedung pencakar langit juga terlihat dari luar angkasa, terutama pada malam hari karena cahayanya.

Sebagian alasan mengapa Tembok Besar China sangat sulit dikenali dari luar angkasa adalah karena pewarnaan Tembok itu sendiri dan tanah di sekitarnya, karena warnanya sangat mirip.

Meskipun dimungkinkan untuk melihat Tembok Besar dengan bantuan teropong atau lensa kamera, satu hal yang pasti – Tembok Besar China sangat sulit dilihat dari luar angkasa dan tentu saja tidak dapat dilihat dari bulan.

22 Fakta Unik Tembok Besar China, Struktur Buatan Tangan Manusia Terpanjang di Dunia

Dilansir TribunTravel dari laman factretriever.com berikut deretan fakta unik Tembok Besar China yang menarik untuk diketahui.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved