Breaking News:

Rekomendasi Kuliner

Sajian Kuliner Gangan Wani yang Nikmat di Belitung, Semua Dibikin Dadakan

Nikmatnya sajian kuliner di Gangan Wani, kuliner populer di Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung.

Youtube/ Nex Carlos
Sajian kuliner di Gangan Wani, sajian kuliner lezat di Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sosok Nex Carlos tentu sudah tak asing lagi bagi para pecinta kuliner Nusantara.

Food vlogger kondang ini kerap kali membagikan konten kuliner di berbagai daerah melalui akun Youtube-nya.

Kali ini, Nex Carlos berkesempatan untuk mencoba salah satu kuliner populer di Kabupaten Belitung.

Momen Nex Carlos saat mencicpi sajian kuliner di Gangan Wani, Belitung.
Momen Nex Carlos saat mencicpi sajian kuliner di Gangan Wani, Belitung. (Youtube/ Nex Carlos)

Namanya adalah Gangan Wani.

Baca juga: Dimsum Gerobakan Laris Manis di Jakarta, Jualan Sehari Ludes 1.200 Dimsum

Setibanya di lokasi, Nex Carlos yang sudah pensaran dengan sajian gangan langsung berbincang dengan pemilik warung.

Riajama, selaku pemilik, mengatakan bahwa gangan merupakan sejenis makanan berkuah kuning.

Momen Nex Carlos saat berbincang dengan pemilik Gangan Wani.
Momen Nex Carlos saat berbincang dengan pemilik Gangan Wani. (Youtube/ Nex Carlos)

Sekilas, gangan memang mirip dengan pindang.

Namun, bahan-bahan pada gangan tidak dipotong layaknya pindang, melainkan ditumbuk.

Riajama mengungkapkan bahwa bahan utama untuk membuat gangan adalah kunyit, lengkuas, bawang merah dan terasi.

Baca juga: Mi Ayam Gerobakan Super Laris di Serpong, Porsi Jumbo Cuma Rp 12 Ribuan

"Beda dengan pindang yang polos, kalau gangan lebih medok karena bumbunya," ungkap Riajama.

"Cita rasa asam pada gangan juga bisa disesuaikan sesuai selera, karena asamnya dipisah," imbuhnya.

Sebagai bahan utama, gangan menggunakan ikan kakap merah.

Bumbu yang digunakan untuk membuat gangan.
Bumbu yang digunakan untuk membuat gangan. (Youtube/ Nex Carlos)

Menurut Riajama, gangan memang sangat cocok jika dipadukan dengan kakap merah.

Gangan biasanya disajikan dengan ikan kecandang yang digoreng kering, lengkap beserta sambal dan lalapan.

Menariknya, semua hidangan di Gangan Wani dibuat secara dadakan.

Baca juga: Ayam Goreng Legendaris Super Laris di Jakarta, 500 Ekor Ayam Kampung Ludes Sehari

"Tamu datang baru dibikin, jadi semuanya serba fresh," kata Riajama.

"Makannya kalau ramai jadi agak lama, karena emang dibuat dadakan," katanya.

Untuk mengantisipasi saat ramai pembeli, biasanya pelanggan yang sudah sering makan di Gangan Wani memesan terlebih dahulu sebelum datang lewat telepon.

"Bisa pesan lewat telepon, biar pas sampai disini sudah matang, karena takut lama menunggu kan," ujar Riajama.

Puas berbincang, tiba saatnya Nex Carlos untuk mencicipi sajian kuliner di Gangan Wani.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved