Breaking News:

5 Tempat Bersejarah Buat Napak Tilas Tragedi G30S, Coba Mampir ke Museum Lubang Buaya

Tempat-tempat untuk napak tilas peristiwa G30S, dari Museum AH Nasution hingga Museum Lubang Buaya

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Monumen Pancasila Sakti 

TRIBUNTRAVEL.COM - Di penghujung bulan September 1965, terjadi peristiwa G30S (Gerakan 30 September).

Peristiwa G30S menjadi sejarah kelam yang sukar dilupakan oleh masyarakat Indonesia.

Nah, untuk memperingati G30S pada tanggal 30 September 2021, traveler bisa berwisata ke tempat-tempat bersejarah.

Berikut TribunTravel telah merangkum dari berbagai sumber, berikut tempat-tempat untuk napak tilas peristiwa G30S.

Baca juga: Kisah di Balik Genjer-genjer, Lagu Terlarang yang Dianggap Mars PKI

1. Museum AH Nasution

Pengunjung melihat diorama penyerbuan pasukan Tjakrabirawa di Museum AH Nasution
Pengunjung melihat diorama penyerbuan pasukan Tjakrabirawa di Museum AH Nasution (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Lokasi: Jalan Teuku Umar Nomor 40, RT 01/RW 01, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

Biasanya, bertepatan dengan peringatan G30S, Museum Jenderal AH Nasution akan ramai oleh kunjungan wisatawan.

Museum AH Nasution merupakan rumah keluarga Jenderal AH Nasution sejak ia menjadi KSAD pada 1949.

Rumah ini menjadi saksi bisu tertembaknya putri sang jenderal, Ade Irma Suryani yang saat itu masih berusia lima tahun.

Setelah ditembak dari jarak dekat, Ade Irma sempat menjalani perawatan di RSPAD, namun ia meninggal lima hari setelah peristiwa tersebut.

Selain itu, tempat ini juga menjadi saksi ditangkapnya sang ajudan Jenderal, Lettu CZI Pierre Tendean oleh Pasukan Tjakrabirawa.

2. Monumen Kresek

Monumen Kresek di Madiun saksi bisu kekejaman PKI.
Monumen Kresek di Madiun saksi bisu kekejaman PKI. (Instagram/@monumen.kresek)

Lokasi: Sewu, Kresek, Wungu, Madiun, Jawa Timur.

Monumen Kresek didirikan untuk mengingat aksi pembantaian pada tahun 1948.

Dua patung setinggi 3,5 meter di bagian atas Monumen Kresek menjadi ikon monumen ini.

Satu sosok patung digambarkan tengah memegang golok dan terlihat akan memenggal kepala seorang lelaki tua yang kedua tangannya terikat.

Patung pertama menggambarkan seorang gembong PKI bernama Muso yang memimpin Partai Komunis Indonesia era 1920-an.

Sementara, patung lelaki tua yang tangannya terikat adalah representasi Kiai Husen.

Baca juga: Kisah Sayur Genjer yang Pernah Diidentikan dengan Idelogi PKI

3. Museum Pengkhianatan PKI

Lokasi: Jalan Raya Pd Gede, Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, DKI Jakarta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved