Breaking News:

Jalin Hubungan Terlalu Dekat dengan Simpanse, Wanita Ini Dilarang Kunjungi Primata di Kebun Binatang

Wanita asal Belgia Adie Timmermans telah menjalin hubungan dekat dengan simpanse jantan selalu bertahun-tahun.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
BBC
Ilustrasi - Simpanse jantan 

TRIBUNTRAVEL.COM - Menyayangi binatang merupakan hak bagi siapapun, tak terkecuali untuk bisa kontak langsung dengan satwa di Kebun Binatang.

Namun, hubungan yang terlalu dekat dan kontak langsung yang terlalu sering, membuat satwa mungkin tidak terbiasa untuk berinteraksi dengan gerombolannya lagi.

Hal inilah yang menjadi alasan pengelola Kebun Binatang Antwerpen melarang seorang wanita untuk mengunjungi simpanse jantan, Chita.

Baca juga: Bule Australia Dilaporkan Hilang Tenggelam saat Mencari Ikan di Kepulauan Mentawai

Mengutip Oddity Central, Senin (30/8/2021), wanita asal Belgia Adie Timmermans telah menjalin hubungan dekatnya dengan Chita selama bertahun-tahun.

Timmermans sering mengunjungi simpanse jantan berusia 38 tahun tersebut, setidaknya selama empat tahun.

Dia mengklaim bahwa mereka telah memiliki hubungan yang dekat dan kuat.

Ilustrasi simpanse.
Ilustrasi simpanse. (Flickr/Richard Toller)

Penjaga satwa di Kebun Binatang Antwerpen percaya bahwa hubungan ini telah menyebabkan masalah sosial bagi Chita di dalam kelompok simpanse-nya.

Karena ia begitu dekat dengan Timmermans, Chita diabaikan oleh primata lain dan tidak dianggap sebagai bagian dari kawanannya.

Untuk meningkatkan hubungan Chita dengan simpanse lainnya, pihak Kebun Binatang mengeluarkan larang kontak dan melarang Timmermans terlalu dekat dengan kandang Chita.

Baca juga: Sebabkan Sejumlah Wisatawan Patah Tulang, Roller Coaster Tercepat di Dunia Ditutup

Baca juga: Viral Driver Ojol di Bekasi Antar Pesanan Obat Naik Sepeda Sejauh 15 Km, Akhirnya Dapat Hadiah Motor

Wanita itu juga diminta untuk menghindari kontak mata dengan primata tersebut.

"Tentu saja, kami senang ketika pengunjung kami merasa begitu dekat dengan hewan, tetapi kesejahteraan hewan diutamakan di sini," kata Kurator di Kebun Binatang Antwerpen, Sarah Lafaut kepada ATV.

"Di luar jam kunjungan di kebun bintang, dia (Chita) harus mengatur 15 jam dalam kelompoknya. Kami ingin memberinya kesempatan untuk sebahagia mungkin," imbuhnya.

Sarah menambahkan, "Ketika Chita selalu sibuk dengan pengunjung, simpanse lain mengabaikannya dan tidak menganggapnya bagian dari kelompok, padahal itu penting. Dia kemudian duduk sendiri di luar jam kunjungan."

Di sisi lain, Timmermans menganggap larangan ini tidak adil baginya.

Ia mengklaim bahwa dirinya mencintai Chita dan larangan tersebut hanya berdampak untuknya bukan pengunjung lain.

"Saya suka hewan itu dan dia mencintai saya, saya tidak punya apa-apa lagi. Mengapa mereka ingin mengambilnya?" ungkap Timmermans.

"Puluhan pengunjung lainnya diijinkan untuk melakukan kontak. Lalu kenapa aku tidak?" sambungnya.

Timmermans menjelaskan bahwa dirinya sudah menjadi pengunjung tetap selama empat tahun.

"Chita selalu datang menemuiku saat dia melihatku. Dia melambaikan tangannya, memberiku ciuman melalui jendela. Apa yang saya lakukan salah?" tanya wanita itu.

Ia mengakui bahwa selama empat tahun dirinya telah menerima empat peringatan tentang hubungan dekatnya dengan simpanse jantan ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved