Breaking News:

Kronologi Pendaki Kena Blacklist 5 Tahun ke Gunung Sindoro hingga Akhirnya Minta Maaf

Pendaki berinisial IFP tidak diperbolehkan lagi mendaki Gunung Sindoro selama lima tahun ke depan.

Penulis: Nurul Intaniar
Editor: Nurul Intaniar
TRIBUNTRAVEL.COM/SRI JULIATI
Pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing dari Gunung Prau, Jawa Tengah, Sabtu (7/7/2018). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Belum lama ini beredar video viral di medsos, seorang pendaki asal Kebumen melakukan aksi 'prank' terhadap petugas pendakian (ranger).

Pendaki berinisial IFP tersebut tidak diperbolehkan lagi mendaki Gunung Sindoro di Jawa Tengah selama lima tahun ke depan.

Menurut unggahan dari akun Instagram @sindoroviandoroarum, pendaki itu telah melakukan beberapa kesalahan.

Satu di antaranya yaitu melakukan aksi 'prank' terharap ranger, di mana ia berpura-pura sakit saat mendaki Gunung Sindoro.

Surat blacklist akhirnya dikeluarkan oleh pengelola Jalur Pendakian Gunung Sindoro via Banaran.

Baca juga: Pemandangan Pantai di Pacitan Viral di Medsos, Laut dan Langit Biru Terlihat Kontras dengan Sawah

Hukuman blacklist tersebut juga dibenarkan oleh Andika, pengelola basecamp Banaran, Garung, Wonosobo.

Pemandangan Puncak Gunung Sindoro
Pemandangan Puncak Gunung Sindoro (Tribunnews/Seno Tri Sulistiyono)

"Back list ini berlaku di semua basecamp Gunung Sindoro," ujar Andika yang dikutip TribunTravel dari TribunJateng, Minggu (22/8/2021).

Dalam surat itu disebutkan pula lima pelanggaran lain yang memperkuat IFP diblacklist dari Gunung Sindoro.

Adapun pelanggarannya sebagai berikut ini:

1. Berpura-pura sakit kepada rangers dan meminta evakuasi atau pertolongan demi konten

2. Berperilaku tidak sopan terhadap pengelola

3. Berperilaku tidak sopan terhadap sesama pendaki

4. Berperilaku tidak sopan terhadap warga (ugal-ugalan saat berkendara)

5. Melanggar aturan basecamp pendakian Gunung Sindoro via Banaran.

Baca juga: Viral di Medsos, Pramugari Minta Penumpang Rekatkan Masker Pakai Lem di Wajah Balita

Kronologi bikin konten 'prank' terhadap ranger

Melansir dari TribunJateng, petugas basecamp telah dibuat kesal dengan ulah pendaki IFP.

Dia bersandiwara untuk mendapatkan pertolongan ranger setelah terpisah dari rombongannya.

Dalam perjalanan turun sampai di pos 3, IFP meminta bantuan ranger untuk mengevakuasinya.

Tim ranger dengan sigap menjemput dan mengevakuasi IFP.

"Ngakunya habis jatuh dua kali," kata Andika.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved