Breaking News:

Hasil PCR Positif, 2 Penumpang di Bandara Pangkalpinang Ngotot Tetap Ingin Terbang Meski Dilarang

Dua calon penumpang di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka Belitung tak terima ketika dinyatakan tak layak terbang.

Editor: Sinta Agustina
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Dua calon penumpang dengan hasil PCR Positif ngotot ingin terbang di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Jumat (13/8/20210). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Dua calon penumpang di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka Belitung tak terima ketika dinyatakan tak layak terbang.

Pasalnya, dua orang yang hendak keluar Bangka itu mengantongi hasil positif PCR dari salah satu rumah sakit di kota Pangkalpinang.

Mereka awalnya diarahkan menuju ke area tugas para petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di bandara untuk meminta penjelasan dan izin agar tetap bisa terbang.

Dua calon penumpang itu ngotot tetap ingin terbang dengan dalih nilai CT PCR sudah melewati 35 yang menurut mereka tidak menularkan lagi.

"Kalau CT saya di bawah 30, oke, saya nggak ngapa-ngapain tapi itu CT saya 35, orang yang CT 37 aja di rumah sakit itu positif, istri saya dari Jakarta itu CT 38 negatif, itu bisa terbang. Kenapa di sini positif (tunjuk kertas miliknya-red) karena standar CT 40," ujar satu di antara calon penumpang yang diketahui namanya Dani saat berdiskusi dengan petugas KKP, Jumat (13/8/2021).

Baca juga: Viral Penumpang Salah Beli Tiket Pesawat untuk Tahun Depan, Padahal Sudah Sampai Bandara

Agar diizinkan, dua calon penumpang ini bahkan berdalih menyatakan pada CT di atas 35 seperti itu tetap bisa terbang dari Jakarta.

Bandara Depati Amir
Bandara Depati Amir (Bangka Pos/Khamelia)

"Dari bandara di Jakarta saja, saya bisa terbang. Saya di Jakarta CT 35 masih bisa terbang, KKP-nya sama kan bu," katanya lagi masih ngotot ingin diizinkan terbang.

Bahkan sempat menunjukan hasil PCR sebelumnya milik dia, yang CT di bawah 35 namun tertulis negatif dari salah satu rumah sakit di luar Bangka Belitung.

Baca juga: Greysia Polii dan Para Atlet Kembali ke Tanah Air, Disambut Bak Raja di Bandara Soekarno-Hatta

Petugas KKP di Bandara Depati Amir Pangkalpinang berusaha menjelaskan bahwa yang divalidasi adalah dokumen PCR dengan hasil negatif sesuai dengan surat edaran yang berlaku.

Saat dikonfirmasi bangkapos.com lagi, salah satu penumpang enggan berkomentar dan memalingkan wajah.

Tak puas dengan penolakan dari pihak KKP, kedua calon penumpang itu kembali berdiskusi untuk diizinkan kepada pihak bandara, petugas validasi di pintu keberangkatan.

"Ada dua penumpang tadi ngotot ingin terbang dengan hasil PCR positif, kami tetap tidak mengizinkan karena kami tetap berpegangan dengan surat edaran gugus nasional bahwa setiap pelaku perjalanan memiliki dokumen negatif PCR yang berlaku 2x24 jam, bukan berpatokan dengan hasil CT value tapi result atau hasilnya negatif," jelas Dokter Umum KKP Koordinator Wilayah Kerja Bandara Depati Amir Pangkalpinang, dr Riza Jayanti.

Baca juga: Syarat Penerbangan Terbaru Wilayah Jawa-Bali, Penumpang yang Divaksinasi Penuh Bisa Pakai Antigen

Baca juga: Super Entertainment, Fasilitas Hiburan Canggih di Pesawat Super Air Jet untuk Penumpang Milenial

Dijelaskan dr Riza bahwa seseorang dinyatakan negatif apabila CT Value pada ambang 40.

"Untuk CT 35 ke atas itu artinya kondisi sudah mulai bagus (dari infeksi virus-red). Kalau CT 35 ke bawah mungkin itu lebih berat kondisi gejala dari Covid-19. Tapi tetap hasil negatif yang menjadi patokan perizinan," kata dr Riza.

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul PCR Positif Covid-19, Dua Calon Penumpang Ini Ngotot Tetap Ingin Terbang, Petugas KKP Tak Izinkan.

 
 
 
 
 
Sumber: Bangka Pos
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved