Breaking News:

Rekomendasi Kuliner

3 Kuliner Khas Jakarta Paling Enak, Ada Sayur Babanci yang Cocok Buat Lauk Makan Malam

Mulai dari camilan sampai makanan berat, kuliner khas Jakarta tersebut memang terbilang enak dan jadi incaran wisatawan saat berkunjung.

Editor: Nurul Intaniar
instagram/terasaculinary
Ilustrasi sayur babanci 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kota Jakarta memiliki ragam kuliner khas yang sayang untuk dilewatkan.

Kamu yang sedang berada di Jakarta tentu harus mencoba aneka kuliner khasnya berikut ini.

Mulai dari camilan sampai makanan berat, kuliner khas Jakarta tersebut memang terbilang enak dan jadi incaran wisatawan saat berkunjung.

Baca juga: Rekomendasi 5 Kuliner Berkuah di Jakarta yang Cocok untuk Menu Makan Siang

Berikut daftar kuliner khas Jakarta yang legendaris.

1. Kerak Telor

Ilustrasi kerak telur khas Jakarta
Ilustrasi kerak telur khas Jakarta (sajiansedap.grid.id)

Kerak telor adalah makanan khas Kota Jakarta yang terbuat dari beras ketan putih, telur bebek, dan kelapa parut sangrai.

Tahukah kamu? Menurut sejarah, makanan ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dan disajikan sebagai hidangan pesta.

Keunikan dari kerak telor ini adalah cara memasaknya.

Pertama, telur bebek dicampur dengan bumbu-bumbu, kemudian masukkan kelapa sangrai.

Kalau sudah, masukkan beras ketan putih, kemudian balik wajan ke arah panas api dan masak hingga agak berkerak atau agak gosong sedikit.

Baca juga: Lezatnya Mie Milenial untuk Makan Siang, Topping Jamurnya Bikin Ketagihan

2. Roti Buaya

Pegawai di pabrik dan toko roti Tan Ek Tjoan, Cikini, Jakarta, mengeluarkan roti buaya pesanan pelanggan dari oven, Sabtu (8/6/2013). Roti buaya di toko ini hanya dibuat ketika ada yang memesan. Roti yang menyimbolkan kesetiaan ini selalu disertakan dalam pernikahan adat Betawi.
Pegawai di pabrik dan toko roti Tan Ek Tjoan, Cikini, Jakarta, mengeluarkan roti buaya pesanan pelanggan dari oven, Sabtu (8/6/2013). Roti buaya di toko ini hanya dibuat ketika ada yang memesan. Roti yang menyimbolkan kesetiaan ini selalu disertakan dalam pernikahan adat Betawi. (KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO)

Apakah kamu sudah pernah mencicipi roti buaya?

Berbeda dengan roti-roti pada umumnya, roti buaya hanya muncul di perayaan tertentu saja, contohnya adalah hari pernikahan.

Ternyata ada makna di balik mengapa roti buaya hanya ada di hari pernikahan, yaitu karena buaya melambangkan kesetiaan.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved