Breaking News:

Olimpiade 2021

Menakjubkan! Jepang Ubah Sawah Jadi Lukisan Raksasa Bertema Olimpiade Tokyo 2020

Kota Gyoda di prefektur Saitama telah mengubah sawah lokal menjadi mural yang menakjubkan setiap tahun sejak 2008 sebagai upaya untuk menarik turis.

Harumi OZAWA / AFP
Foto udara menunjukkan karya seni yang menggambarkan aktor teater Ukiyoe dan Kabuki Jepang, diilustrasikan di ladang menggunakan berbagai nuansa tanaman padi di Gyoda, prefektur Saitama pada 30 Juli 2021. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Jepang memang tidak pernah kehilangan inovasinya.

Jika kebanyakan lukisan berada di museum atau galeri seni, kali ini menggunakan sawah sebagai kanvasnya.

Jepang mengubah beberapa sawah di kawasan Saitama menjadi karya seni raksasa.

Dilansir TribunTravel dari laman timeout, Kota Gyoda di prefektur Saitama telah mengubah sawah lokal menjadi mural yang menakjubkan setiap tahun sejak 2008 sebagai upaya untuk menarik wisatawan.

Foto udara menunjukkan karya seni yang menggambarkan aktor teater Ukiyoe dan Kabuki Jepang, diilustrasikan di ladang menggunakan berbagai nuansa tanaman padi di Gyoda, prefektur Saitama pada 30 Juli 2021.
Foto udara menunjukkan karya seni yang menggambarkan aktor teater Ukiyoe dan Kabuki Jepang, diilustrasikan di ladang menggunakan berbagai nuansa tanaman padi di Gyoda, prefektur Saitama pada 30 Juli 2021. (Harumi OZAWA / AFP)

Baca juga: Fakta Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020, Benarkah Hanya Mengandung Emas 1,2 Persen?

Kota ini bahkan menyabet Rekor Dunia Guinness pada 2015 untuk menciptakan karya seni sawah terbesar di dunia.

Untuk menghormati Olimpiade Tokyo 2020 , karya seni padi tahun ini menampilkan penggambaran cetakan balok kayu Hokusai ukiyo-e yang terkenal 'The Great Wave off Kanagawa' bersama dengan gambar aktor kabuki, mirip dengan yang terlihat pada pembukaan Olimpiade upacara .

Desain tahun ini dipilih untuk menampilkan warisan budaya Jepang kepada pengunjung internasional yang datang ke Jepang untuk Olimpiade.

Baca juga: 5 Landmark Tokyo yang Memancarkan Cahaya Bertema Olimpiade Tokyo 2020

Padi yang berbeda varian
Padi yang berbeda varian (Twitter/@gyoda_kankou)

Sayangnya, pandemi membuat pengunjung asing sulit masuk ke Jepang.

Meski demikian, kamu tetap bisa menikmati keindahan karya seni di sawah ini lewat foto dan video.

Saat melihat lukisan sawah ini, kebanyakan dari kita beranggapan jika itu terbuat dari padi yang dipotong-potong atau diwarnai.

Nyatanya, gambar-gambar tersebut terbuat dari berbagai jenis padi yang menghasilkan warna beragam.

Padi itu ditanam pada Juli dan tumbuh subur sepenuhnya pada 30 Juli 2021.

Foto udara menunjukkan karya seni yang menggambarkan aktor teater Ukiyoe dan Kabuki Jepang, diilustrasikan di ladang menggunakan berbagai nuansa tanaman padi di Gyoda, prefektur Saitama pada 30 Juli 2021.
Foto udara menunjukkan karya seni yang menggambarkan aktor teater Ukiyoe dan Kabuki Jepang, diilustrasikan di ladang menggunakan berbagai nuansa tanaman padi di Gyoda, prefektur Saitama pada 30 Juli 2021. (Harumi OZAWA / AFP)

Baca juga: Fakta Unik Medali Emas Olimpiade, Banyak yang Tak Tahu Komposisi dan Harganya

Waktu terbaik melihat lukisan sawah ini adalah saat pertengahan Juli hingga pertengahan Oktober, sebelum padi dipaneh pada musim gugur.

Kamu dapat melihat lukisan sawah dengan jelas dari tempat pengamatan setinggi 50m di Taman Teratai Kuno Gyoda di dekatnya .
Taman ini hanya berjarak lebih dari dua jam dari Stasiun Tokyo dengan kereta api dan bus, dan biaya masuknya adalah 400 yen (200 yen untuk anak-anak).

Untuk sampai ke sana, gunakan Jalur Ueno-Tokyo ke Stasiun Fukiage dan beralih ke bus sebelum turun di Halte Bus Fujiharamachi.

Taman ini berjarak 18 menit berjalan kaki dari sana.

Baca juga: Fakta Unik Medali Emas Olimpiade, Banyak yang Tak Tahu Komposisi dan Harganya

Baca juga: 14 Fakta Unik Jepang, Negara yang Menjadi Tuan Rumah Olimpiade Tokyo 2020

Ambar/TribunTravel

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved