Breaking News:

Diserang Beruang Selama Seminggu, Pria Ini Selamat Setelah Menulis SOS di Atap Gubuknya

Seorang pria diselamatkan dari hutan belantara Alaska setelah menangkis serangan beruang setiap malam selama seminggu penuh.

unsplash/@danika_anya
Ilustrasi beruang berwarna cokelat 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang pria diselamatkan dari hutan belantara Alaska setelah menangkis serangan beruang setiap malam selama seminggu penuh.

Kru darurat melihat pria yang kelelahan melambai ke udara dengan tanda SOS yang ditulis di atas gubuk di dekatnya.

Saat menyelamatkannya, dia ditemukan menderita memar di tubuhnya dan cedera kaki dan mengatakan dia telah berulang kali diserang oleh beruang setiap malam selama seminggu.

The Coast Guard mengatakan penyelamatan terjadi pada 16 Juli di mana helikopter terbang dari Kotzebue ke Nome.

Baca juga: Beruang Mendadak Muncul di Area Kemping, Serang Turis Wanita hingga Tewas

Ilustrasi induk dan anak beruang cokelat
Ilustrasi induk dan anak beruang cokelat (Pixabay/272447)

Baca juga: Viral Video Anjing Ajak Main Beruang Muda di Halaman Belakang Rumah

Teman-teman si pria melaporkan dia hilang setelah diketahui belum pulang ke Nome, yang berada di pantai barat Alaska.

The New York Times melaporkan bahwa pria itu ditemukan kurang tidur dan hampir kehabisan amunisi selama pengepungan beruang.

Pilot yang melakukan penyelamatan Lt. Cmdr. Jared Carbajal, berkata: “Pada titik tertentu, beruang menyeretnya ke sungai.

Baca juga: 7 Fakta Susu Beruang Bear Brand yang Jadi Rebutan karena Dianggap Bisa Sembuhkan Covid-19

Lokasi di mana pria itu ditemukan
Lokasi di mana pria itu ditemukan (US Coast Guard District 17 via mirror)

Baca juga: Viral Video Keluarga Beruang Hitam Asyik Main di Pantai, Tak Peduli Sekitarnya Ramai Wisatawan

“Dia punya pistol. Dia mengatakan bahwa beruang itu terus kembali setiap malam dan dia tidak tidur selama beberapa hari.”

Dilansir TribunTravel dari laman mirror, The Coast Guard belum mengidentifikasi pria itu, yang menurut tim penyelamat berusia akhir 50-an atau awal 60-an.

Komandan Carbajal melanjutkan dengan mengatakan bahwa helikopter Coast Guard MH-60 Jayhawk telah mengubah jalurnya sekitar satu mil untuk menghindari awan sebelum menemukan sesuatu, untuk diketahui oleh co-pilotnya.

Komandan Carbajal menambahkan: “Dia berkata, 'Hei, ada seorang pria di bawah sana dan dia melambai pada kita."

Pihak berwenang mengatakan pria itu hanya memiliki dua peluru tersisa di pistolnya ketika mereka menemukannya, sebelum dibawa ke Nome di mana ambulan menunggunya.

Baca juga: Viral Anak-anak Asal Yamagata Ini Tak Sengaja Ucapkan Salam ke Beruang Liar

Ambar Purwaningrum/TribunTravel

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved