Breaking News:

5 Festival Mengerikan di Dunia yang Melibatkan Penyiksaan Hewan, Ada Toro Júbilo di Spanyol

Dilansir TribunTravel dari laman the sun, berikut 5 festival paling mengerikan di dunia yang melibatkan penyiksaan hewan.

Pexel
Pengunjung yang menyaksikan festival 

TRIBUNTRAVEL.COM - Setiap negara memiliki perayaan yang unik dan menarik.

Sayang beberapa di antaranya menggunakan hewan sebagai objek penyiksaan.

Yulin Dog Meat Festival misalnya, telah membunuh ratusan hingga ribuan anjing setiap tahunnya.

Dilansir TribunTravel dari laman the sun, berikut 5 festival paling mengerikan di dunia yang melibatkan penyiksaan hewan.

Ilustrasi anjing yang sedang bermain
Ribuan anjing disiksa dan dibunuh dalam Yulin Dog Meat Festival(UNSPLASH/MOMENTSBYGABRIEL)

Baca juga: Festival Unik di Swedia, Kirim Satu Orang ke Pulau Terpencil Buat Nonton 60 Film dalam Seminggu

1. Yulin Dog Meat Festival, China

Ribuan anjing dibunuh secara brutal di Yulin Dog Meat Festival.

Yulin Dog Meat Festival diadakan selama 10 hari di Guangxi, China, untuk merayakan titik balik matahari musim panas.

Ribuan anjing direbus hidup-hidup atau dipukuli sampai mati sebelum bulu mereka dibakar dengan api.

Wakil Presiden Program Internasional Mimi Bekhechi kepada The Sun mendesak masyarakat untuk "menghindari" acara tersebut.

Mereka menyerukan kepada publik untuk “berhenti mendukung” segala bentuk penderitaan hewan yang terjadi di mana pun di dunia.

Bekhechi mengatakan kepada The Sun: "Anjing menderita di luar imajinasi untuk festival ini, tetapi kita tidak boleh melupakan babi, ayam, sapi, bebek, dan individu lain yang dibunuh untuk diambil dagingnya di seluruh dunia, yang juga mengalami rasa sakit dan ketakutan."

2. Toro Júbilo, Spanyol

Toro Júbilo, yang dijuluki festival “banteng api” , berlangsung di Medinaceli, Spanyol, pada minggu kedua bulan November, setiap tahun.

Tradisi kuno digambarkan sebagai ritual simbolis yang menandai berakhirnya pendudukan bangsa Moor selama 800 tahun, yang berakhir pada 1492.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved