TRIBUNTRAVEL.COM - Kota Kupang ternyata memiliki kuliner legendaris yang menarik untuk dicicipi.
Namanya adalah Warung Artis Kuah Asam Tenau.
Warung Artis Kuah Asam Tenau berada di Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Konon, Warung Artis Kuah Asam Tenau sudah cukup populer di kalangan para pecinta kuliner.
Baca juga: Menikmati Lezatnya Bakmi Jowo Mbah Gito, Kuliner Jogja Favorit Wisatawan
Bahkan, beberapa food vlogger pun pernah mengulas sajian kuliner lezat di tempat ini, termasuk Nex Carlos.
Dalam video yang ia unggah melalui akun YouTube-nya, Nex Carlos membagikan momen saat dirinya berkunjung ke Warung Artis Kuah Asam Tenau.

Sesampainya di lokasi, ia menyempatkan diri berbincang dengan para penjual.
Meski dinamakan warung artis, ternyata pemiliknya bukanlah seorang artis.
Menurut para penjual, alasan mengapa usaha kuliner ini dinamakan warung artis lantaran banyak artis yang makan di sini.
"Bukan pemiliknya yang artis, melainkan yang makan di sini yang artis," kata salah seorang penjual.
Warung Artis Kuah Asam Tenau buka setiap hari mulai pukul 06.30 - 15.00 WIB.
Jika ingin berkunjung ke sini, sebaiknya pada pagi hingga siang hari.
Baca juga: Asal-usul Penamaan Mie Balap Mail Krakatau, Kuliner Poupuler dan Legendaris di Medan
Baca juga: Jadi Langganan Ahmad Dhani, Ini Sajian Lontong Balap Pak Gendut yang Legendaris di Surabaya
Karena biasanya setelah jam makan siang, menu-menu yang disajikan sudah habis.
"Kalau pagi menunya banyak, ini udah habis," ungkap penjual.
Ada beberapa menu yang bisa dipesan, mulai dari nasi ikan goreng, nasi kuah asam, nasi campur dan nasi ikan asap.
Saat Nex Carlos berkunjung, sayangnya menu nasi campur dan nasi ikan asap sudah habis.
Nasi campur terdiri dari nasi putih, sayur, dan daging sapi.
Sedangkan nasi ikan asap mirip seperti sajian abon, namun menggunakan bahan dasar ikan cakalang.

Ada pula varian sambal yang bisa menjadi pilihan, mulai dari sambal goreng, sambal mentah dan sambal cobek.
Khusus untuk sambal cobek harus di pesan terlebih dahulu, sementara sambal goreng dan sambal mentah sudah disediakan di masing-masing meja.
Warung Artis Kuah Asam Tenau merupakan kuliner yang terbilang sangat legendaris.
Sebab, warung ini sudah ada sejak tahun 1950-an.
Penjual menceritakan bahwa Warung Artis Kuah Asam Tenau dulunya berjualan di dalam kawasan pelabuhan.
"Dulu di dalam pelabuhan, pindah sini baru 12 tahunan," katanya.
Baca juga: Nikmatnya Mie Aceh Titi Bobrok yang Legendaris di Medan, Pelanggannya Datang dari Luar Negeri
Setelah puas berbincang, Nex Carlos berkesempatan untuk mencicipi sajian lezat di Warung Artis Kuah Asam Tenau.
Nex Carlos menjelaskan, menu ikan goreng yang ia pesan menggunakan ikan kerapu.
Ikan tersebut hanya dibumbui dengan garam dan air asam, namun rasanya sangat lezat.
Dalam seporsi menu ikan goreng, terdapat 5 potong ikan.
Selanjutnya Nex Carlos mencicipi sajian ikan kuah asam.
Ikan kuah asam merupakan menu paling favorit di warung ini.
Bahan dasarnya sama, menggunakan ikan kerapu.
Menurut Nex Carlos, sajian ikan kuah asam sekilas mirip dengan sajian ikan pindang dalam masakan Melayu.
"Yang bikin ini the best tuh kualitas ikannya, itu yang bikin beda," kata Nex Carlos.
Selain ikan goreng dan ikan kuah asam, Nex Carlos juga mencoba menu kepala ikan.
Meski memiliki bumbu yang sama dengan ikan kuah asam, namun rasa kepala ikan berbeda.
Berbeda dengan menu sebelumnya, kepala ikan menggunakan bahan dasar dari ikan kakap merah.
Menurut penjual, pemilihan jenis ikan tidak tentu.
"Bisa ikan kerapu, kakap merah, kakap putih, tergantung ikannya," kata penjual.
Sebab, ikan di sini merupakan hasil pancingan sendiri.
Terkahir, Nex Carlos mencoba sajian sambal cobek yang telah ia pesan.
"Ini tuh seger banget sambal cobeknya karena dibikin dadakan. Pedasnya juga pas, pakai terasi," ujarnya.
Untuk harganya, nasi ikan kuah asam Rp 20.000, kepala ikan plus nasi Rp 46.000, ikan goreng Rp 50.000 dan sambal cobek Rp 25.000.
Baca juga: Mie Naripan, Kuliner Legendaris di Bandung yang Eksis Sejak 1965
Baca juga: Nasi Goreng Pak Karmin Mberok, Kuliner Legendaris di Semarang Sejak 1971
(TribunTravel.com/Mym)
Baca selengkapnya soal rekomendasi kuliner di sini.