Breaking News:

Dulu Kumuh, 3 Kampung di Malang Ini Sekarang jadi Tempat Wisata Instagramable

Kampung 3G Glintung, Kampung Tridi dan Kampung Warna-Warni Jodipan kini menjadi salah satu ikon wisata di Kota Malang.

Instagram/@meisyaclaudias
Kampung Warna-warni Jodipan. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Malang terkenal sebagai kota wisata di Jawa Timur karena banyaknya destinasimenarik untuk dikunjungi.

Selain wisata alam, ada juga Kampung Tridi hingga 3G Gelitung yang jadi incaran wisatawan saat liburan ke Malang.

Diketahui, tempat wisata di Malang itu dulunya dari kawasan kumuh yang "disulap" menjadi wisata instagramable.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan jika dirinya sudah menangani kampung kumuh di Kota Malang sampai 88%.

Sutiaji mengatakan mayoritas kawasan kumuh di Kota Malang berada di bantaran sungai.

Fenomena Langit Halo Matahari Terjadi Hari Ini, Berikut Potretnya dari Surabaya, Malang dan Bali

Kampung Tridi Malang
Kampung Tridi Malang (Flickr/JJ Doro - Bangkok)

Mengingat Kota Malang merupakan kota yang banyak dialiri oleh sungai-sungai besar, salah satunya sungai brantas.

Oleh karenanya, penanganan kawasan kumuh menjadi prioritas Pemkot Malang.

Program yang banyak diapresiasi ialah banyaknya kampung kumuh yang kini disulap menjadi kampung wisata.

Seperti kampung 3G Glintung, Kampung Tridi dan Kampung Warna-Warni Jodipan yang kini menjadi salah satu ikon di Kota Malang.

Menurutnya, adanya kampung-kampung tersebut merupakan kolaborasi pentahelix yang telah dibentuk sejak lama oleh pemerintah, masyarakat dan pihak-pihak terkait lainnya.

Baca juga: 12 Hotel di Malang yang Tawarkan Paket Bukber All You Can Eat, Harga Mulai Rp 50 Ribu

Baca juga: 5 Tempat Ngabuburit Asyik di Malang dan Kota Batu, Cocok untuk Berburu Spot Foto Instagramable

TONTON JUGA:

"Ini kolaborasi dan menjadi role model penataan kawasan di Indonesia. Diambil lah Malang karena kami memiliki kolaborasi pentahelix," ucapnya.

Untuk itu, guna mengentaskan lagi kawasan kumuh di Kota Malang, Pemkot Malang memiliki rencana pembangunan rusunawa atau hunian alternatif lain bagi warga.

Hunian tersebut yang nantinya akan menampung masyarakat yang hidupnya di bantaran sungai.

Kini pihaknya sedang memutar otak untuk mencarikan kerja sama maupun upaya bantuan dari pemerintah pusat.

Hal itu dilakukan guna menyediakan insfratuktur hunian agar dapat mengurangi pemukiman di daerah bantaran sungai.

"Rumah susun ini juga menjadi termasuk hunian baru itu. Tadi juga sempat disampaikan oleh Kementerian PUPR, bahwa itu juga menjadi bagian untuk dikerjasamakan," tandasnya.

Baca juga: 10 Tempat Wisata di Pasuruan untuk Libur Lebaran 2021, Serunya Berburu Sunset di Bukit Cinta

Baca juga: Daftar Titik Penyekatan Mudik 2021 di Perbatasan Yogyakarta-Jawa Tengah

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan "Daftar Kawasan Kumuh yang Telah Berubah Jadi Kampung Wisata di Kota Malang".

(TribunTravel.com/Nurul Intaniar)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved