Breaking News:

Pramugari Ungkap Bagaimana Kru Kabin Dilatih untuk Menghadapi Keadaan Darurat

Seorang pramugari membagikan wawasannya tentang bagaimana para kru kabin dilatih dalam menangani keadaan darurat di pesawat.

pexels.com/Kelly Lacy
Ilustrasi - pramugari dilatih untuk menangani keadaan darurat selama penerbangan. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sebagian besar penerbangan berjalan tanpa hambatan, tetapi sesekali terjadi insiden di pesawat.

Dalam keadaan tersebut, kru kabin memainkan peran yang sangat penting.

Namun, seberapa terlatihnya mereka dalam menangani keadaan darurat di pesawat?

Melansir laman Express.co.uk, salah satu pramugari yang bekerja di sebuah maskapai penerbangan besar Inggris membagikan wawasannya.

Baca juga: Pramugari Ini Ungkap Hal yang Paling Tidak Disukai saat Bertugas di Pesawat, Apa Saja?

Ia menjelaskan bahwa pelatihan tersebut bersifat "menyeluruh".

Mereka dipersiapkan untuk berbagai kemungkinan, mulai dari kelahiran sampai kematian dan banyak di antaranya.

Ilustrasi - pramugari dilatih untuk menangani segala keadaan darurat yang terjadi selama penerbangan.
Ilustrasi - pramugari dilatih untuk menangani segala keadaan darurat yang terjadi selama penerbangan. (Flickr/Kristoffer TrolleIkuti)

Di maskapai penerbangannya, itu adalah kursus enam minggu yang "mencakup segalanya" dengan pelatihan revisi yang dilakukan setahun sekali.

"Anda dilatih cukup banyak soal medis, Anda harus dapat mengatasi semua jenis kondisi medis yang umum," kata pramugari itu.

"Jadi, Anda mempelajari semua tentang tanda dan gejala serta pengobatannya," jelasnya.

Kru siap menghadapi banyak keadaan darurat - dan pelatihan memastikannya.

"Sekali dalam setahun Anda diuji lagi terkait semua hal itu," kata pramugari itu.

"Dari diabetes, anafilaksis hingga stroke, serangan jantung, Anda bahkan dilatih untuk membantu proses kelahiran bayi," imbuhnya.

Tentu saja jika dalam penerbangabn ada penumpang pesawat yang beprofesi sebagai tenaga medis, mereka akan dipanggil terlebih dahulu.

Ilustrasi - pramugari memasang masker oksigen
Ilustrasi - pramugari memasang masker oksigen (thrivingleaders.co)

"Langkah pertamaku adalah melakukan PA (Public Address System), 'Hadirin sekalian, apakah ada profesional medis di pesawat?'" pramugari itu menjelaskan.

Jika tidak ada yang melangkah maju, kru kabin dapat mengambil alih.

"Kami dilatih untuk menghadapinya sendiri, termasuk CPR dan menangani kematian," jelasnya.

Kru tidak sepenuhnya bingung tentang bagaimana menangani keadaan darurat, sebab maskapai sudah memiliki tindakan tertentu untuk mengatasinya.

"Ada rencana tindakan medis untuk apapun keadaan darurat di pesawat," kata pramugari itu.

"Jadi biasanya bisa melibatkan tiga awak dalam situasi medis, misalnya, orang pertama yang melihat korban disebut assessor,"ujarnya.

Orang pertama ini melakukan CPR, sedangkan anggota staf kedua disebut collector yang bertugas menyiapkan semua peralatan seperti defibrilator, oksigen, dan lainnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved