Breaking News:

Maskapai ini Tawarkan Perjalanan Bebas Karantina untuk Rute New York dan Italia, Seperti Apa?

Maskapai American Airlines menawarkan penerbangan bebas karantina dengan rute New York City ke Italia.

Flickr/ airbus777
Pesawat Boeing 737 Max milik American Airlines 

TRIBUNTRAVEL.COM - Maskapai American Airlines menawarkan penerbangan bebas karantina dengan rute New York City ke Italia.

Hal ini berlaku untuk calon penumpang yang sudah dinyatakan negatif Covid-19 melalui hasil tes.

Penguman tersebut disampaikan secara resmi oleh pihak maskapai, Kamis (1/4/2021).

Nantinya penumpang dapat melakukan perjalanan dari penerbangan yang dipasarkan dan dioperasikan oleh American Airlines tanpa harus karantinya.

Penerbangan yang dimaksud yaitu dari bandara John F. Kennedy di New York City ke Milan dan Roma.

Melansir laman Foxnews.com, Sabtu (3/4/2021) pembebasan karantina ini bertujuan untuk meningkatkan perjalanan internasional.

Selain itu juga sebagai suatu upaya mengganti pendapatan yang hilang karena pandemi Covid-19.

Pesawat Boeing 737 Max milik American Airlines
Pesawat Boeing 737 Max milik American Airlines (Flickr/ airbus777)

Perusahaan penerbangan utama AS gagal menentukan kapan ini akan terjadi tetapi mengindikasikan itu akan terjadi dalam hari dan minggu mendatang.

Meski demikian, penumpang tetap diwajibkan memberikan bukti negatif dari tes COVID-19 sebelum melakukan perjalanan.

Baca juga: Langgar Aturan Karantina, Pramugari Maskapai ini Dihukum Penjara 2 Tahun

Setelah tiba di Italia, penumpang harus dites negatif lagi.

Pengujian ganda akan secara efektif memungkinkan mereka untuk mengabaikan persyaratan karantina pasca-perjalanan lokal.

"Ini memungkinkan pelanggan untuk memaksimalkan waktu mereka selama berada di Italia," kata operator tersebut.

American berencana melanjutkan layanan ke Milan mulai 4 April dan layanan terbatas ke Roma pada 8 Mei setelah diskors selama setahun.

TONTON JUGA:

Setelah permulaan pandemi yang mendorong lockdown di seluruh dunia, perjalanan udara terpaksa hampir terhenti.

Pejabat industri mengatakan itu adalah malapetaka bagi industri yang pernah menguntungkan dan tidak ada cara lain untuk menggambarkannya.

"Pemulihan apa yang terjadi selama musim panas di belahan bumi utara terhenti di musim gugur dan situasinya berubah secara dramatis lebih buruk selama musim liburan akhir tahun, karena pembatasan perjalanan yang lebih parah diberlakukan dalam menghadapi wabah baru dan strain baru COVID-19," ujar CEO Asosiasi Transportasi Udara Internasional Alexandre de Juniac.

"Permintaan lalu lintas penumpang global pada tahun 2020 turun 65,9% dibandingkan dengan tahun penuh 2019, yang menurut IATA merupakan "penurunan lalu lintas paling tajam dalam sejarah penerbangan sejauh ini."

Namun, sekarang vaksin sedang diluncurkan, industri penerbangan berharap untuk melihat pencabutan pembatasan luas pada perjalanan antara Amerika Serikat dan Eropa, China dan wilayah lain yang diberlakukan oleh mantan Presiden Donald Trump musim semi lalu.

Sementara itu, perjalanan udara AS sudah mulai meningkat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved