Breaking News:

TRIBUNTRAVEL UPDATE

TRAVEL UPDATE: Ban Depan Rusak, Pesawat Batik Air Terpaksa Putar Balik setelah 30 Menit Terbang

Pesawat Batik Air terpaksa harus putar balik menuju ke Bandara Jambi setelah 30 menit terbang akibat ban depan rusak.

Flickr/aceebee
Maskapai penerbangan Batik Air 

TRIBUNTRAVEL.COM - Maskapai Batik Air belum lama ini mengalami masalah pada penerbangannya.

Pada Sabtu (6/3/2021) lalu, pesawat Batik Air diketahui lepas landas dari Bandara Jambi.

Namun, setelah 30 menit mengudara, pesawat tersebut terpaksa putar balik dan kembali mendarat di Bandara Jambi.

Dikutip dari TribunVideo.com, seorang penumpang pesawat bernama Khairul Anwar (32) atau Mukhyar kemudian menceritakan pengalamannya.

Baca juga: Terparkir di Bandara, Pesawat Air France Terkena Aksi Vandalisme Pengunjuk Rasa

Mukhyar mengatakan, setelah setengah jam di dalam pesawat Batik Air ID 6803, pramugari mengumumkan pesawat harus berbalik ke Jambi.

Saat itu Mukhyar hendak menuju ke Makassar langsung panik.

“Ada apa ini, pikiran saya waktu itu,” katanya.

Ilustrasi maskapai batik air.
Ilustrasi maskapai batik air. (Instagram/@batikair)

Mukhyar mengatakan penumpang lain saat itu tidak heboh dan tidak panik, namun keluhan penumpang baru keluar setelah sudah mendarat.

Saat itu juga mereka baru tahu penyebab pesawat kembali ke landasan.

Dikutip dari Kompas.com, Selasa (9/3/2021), Mukhyar menyebut, saat mendarat, getaran pesawat lebih keras dari biasanya.

Lalu pesawat berhenti begitu saja di tengah landasan, setelah itu semua pesawat tujuan atau dari Jambi langsung dibatalkan.

“Terus tiba-tiba pesawat berhenti saja di tengah landasan begitu. Katanya pesawat yang mau keluar dan mau ke Jambi dibatalkan semua jadinya,” katanya.

Terkait hal itu, Executive General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Indra Gunawan mengatakan, penumpang langsung dievakuasi menggunakan bus.

“Penumpang segera dievakuasi ke terminal menggunakan bus,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved