Breaking News:

Viral Karena Sebut Wanita Sebagai 'Barang Murah' pada Produknya, Perusahaan Ini Tuai Kritik Netizen

Sebuah merek minuman teh kekinian yang populer di China picu kemarahan khalayak karena menggunakan slogan seksis pada barang dagangannya.

unsplash.com/@charlesdeluvio
Ilustrasi gelas mug minuman teh kekinian. Sebuah perusahaan minuman kekinian populer di China picu kemarahan netizen karena gunakan slogan seksis pada mugnya. 

TRIBUNTRAVEL.COM – Sebuah merek minuman teh kekinian yang populer di China picu kemarahan khalayak karena menggunakan slogan seksis pada barang dagangannya.

Toko bernama Sexy Tea yang memiliki 270 gerai di seluruh China itu dikecam di media sosial karena menyebut wanita sebagai “barang murah” dalam sebuah kutipan di mugnya.

Dalam kutipan di mug tersebut bahkan menyebut bahwa para pelanggan bisa ‘mengambil’ wanita sambil menunggu minuman mereka.

Mengutip independent.co.uk, ini bukan kali pertama perusahaan tersebut menggunakan kampanye yang menjurus kea rah seksual untuk memasarkan produknya.

Di masa lalu, toko ini juga pernah menjual kantong the dengan slogan “Guru, aku menginginkanmu” dengan gambar berudu (kecebong) di sampingnya.

Perusahaan ini kemudian menyatakan bahwa mereka tidak berniat untuk “tidak menghormati wanita.”

Baca juga: Restoran China Ini Viral Setelah Tampilkan Ulasan Buruk dalam Daftar Menunya

Slogan Jian Lou zi di cangkir Sexy Tea.
Slogan Jian Lou zi di cangkir Sexy Tea. (WEIBO via GLOBAL TIMES)

Mereka berjanji akan menarik Kembali rangkaian mug tersebut dan mengaku sangat malu dengan kreasi terbarunya.

Sexy Tea baru-baru ini mengeluarkan serangkaian mug dialek Changsha.

Dialek itu digunakan terutama di Ibu Kota Provinsi Hunan.

Di dalamnya tercetak berbagai frasa lokal di mug, termasuk frasa "jian lou zi."

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: ronnaqrtayn
Editor: ronnaqrtayn
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved