Breaking News:

Tamu Protes Tak Terima Ruang Sauna Tembus Pandang, Pihak Hotel Ini Akhirnya Minta Maaf

Sebuah hotel di Pulau Jeju, Korea Selatan meminta maaf kepada para tamu setelah adanya temuan jendela tembus pandang di fasilitas sauna.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
plumbertotherescue.com.au
Ilustrasi - Mandi dengan air panas 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sebuah hotel di Pulau Jeju, Korea Selatan meminta maaf kepada para tamu setelah adanya temuan jendela tembus pandang di fasilitas sauna.

Laporan tersebut muncul setelah sepasang suami istri yang bulan madu di hotel tersebut menemukan bahwa jendela fasilitas sauna di lantai dua ternyata tembus pandang.

Pihak pengelola hotel pun meminta maaf atas hal tersebut dan mengatakan, "Kami sangat meminta maaf karena menyebabkan ketidaknyaman bagi pelanggan karena tidak adanya pelapis penghalang akca dan pengoperasian tirai saat menggunakan beberapa ruang di sauna wanita."

Baca juga: Daftar Hotel Murah di Pekanbaru untuk Staycation Melepas Penat, Tarif Mulai Rp 140 Ribuan Saja

Dilansir dari Foxnews.com, Senin (22/2/2021), pesan tersebut diunggah di situs web Grand Josun Jeju, salah satu dari beberapa Hotel Korea yang dioperasikan oleh Josun Hotels and Resorts.

Operator hotel menambahkan bahwa fasilitas sauna telah ditutup sementara dan akan dilakukan tindakan korektif.

Berita tentang sauna tembus pandang pertama kali diungkap oleh pasangan suami istri yang berbulan madu sebelum Tahun Baru Imlek.

Melalui akun media sosialnya, pria tersebut mengklaim bahwa mereka telah menggunakan sauna, termasuk kamar mandi dan shower selama dua hari.

Terkadang mereka tidak mengenakan handuk untuk menutupi tubuh mereka.

Sebelum akhirnya, dia kemudian menyadari bahwa dia dapat melihat isi di dalam ruang sauna yang berada di lantai dua tersebut dari luar.

Lebih lanjut dia mengklaim bahwa banyak tamu, termasuk anak di bawah umur yang kemungkinan terekspos sejak pembukaan hotel pada Januari.

Pria itu menyebutkan bahwa dia memberi tahu staf hotel tentang masalah tersebut.

Ia juga memberi tahu bahwa bagian luar jendela harusnya dilapisi penghalang cermin dan tirai yang ditutup pada malam hari.

Tetapi hal tersebut tidak ia temukan di hotel itu, dan pada malam hari dia mengamati sauna tersebut tetap tembus pandang.

Pria itu menambahkan bahwa ketika dia terus mengeluh, staf hotel menelepon polisi setempat dan melaporkannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved