Breaking News:

Astronom Berhasil Ungkap Keberadaan Danau Terbesar di Salah Satu Satelit Saturnus

Keberadaan danau terbesar di salah satu satelit Saturnus berhasil ditemukan dan memiliki kedalaman 305 meter.

Editor: Nurul Intaniar
space
Ilustrasi yang menggambarkan danau terbesar di Titan. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Penemuan besar dalam antariksa memang selalu menarik untuk diperbincangkan.

Seperti yang baru-baru ini tengah hangat jadi bahan perbincangan, astronom dari Universitas Cornell berhasil mengungkap keberadaan danau terbesar di salah satu satelit Saturnus, Titan.

Menurut prakiraan astronom, danau terbesar itu memiliki kedalam capai 305 meter.

Danau yang diberi nama Kraken Maren ini ukurannya sangat besar.

Seperti dikutip dari Space, Senin (25/1/2021) hasil tersebut didapat setelah para ilmuwan memilah data dari misi Cassini saat melintasi Titan.

"Kedalaman dan komposisi masing-masing danau Titan telah diukur, kecuali Kraken Mare yang mengandung sekitar 80% cairan di permukaan satelit," kata Valerio Poggiali, penulis utama studi.

Baca juga: Uniknya Danau Tolire di Ternate yang Penuh Nuansa Mistis

Sebelumnya, data awal dari Cassini yang dikumpulkan pada 21 Agustus 2014 menunjukkan Kraken Mare hanya memiliki kedalamam 35 meter.

Tetapi hasil analisis baru menunjukkan, danau ternyata hampir 10 kali lebih besar ukurannya dari perkiraan sebelumnya.

Cassini juga menggunakan altimeter radar dari jarak sekitar 965 kilometer untuk menghitung kedalaman laut.

Ilmuwan menghitung kedalaman laut dengan mencari tahu berapa lama sinyal radar memantul kembali dari permukaan cairan dan dari dasar laut.

Selanjutnya ilmuwan membandingkan perbedaan kedalaman dan mempertimbangkan komposisi cairan danau yang menyerap sebagian energi sinyal radar.

Memahami kedalaman dan komposisi Kraken Mare secara bertahap akan mengungkap lebih banyak lagi mengenai kandungan kimia misterius pada Titan.

Benar saja, peneliti menemukan komposisi Kraken Mare berisi campuran metana dan etana.

Bahan kimia tak terduga di danau ini dapat membantu para ilmuwan lebih memahami siklus curah hujan di Titan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved