Breaking News:

Ingin Solo Traveling Saat Pandemi? Coba 5 Tips Ini Agar Perjalananmu Aman dan Nyaman

5 tips agar tetap dalam keadaan aman saat melakukan solo traveleing di masa pandemi Covid-19

Gambar oleh StockSnap dari Pixabay
Ilustrasi Solo Traveling 

TRIBUNTRAVEL.COM - Liburan seorang diri alias solo traveling adalah opsi berwisata yang bisa kamu pilih saat masa pandemi Covid-19.

Kamu bisa mengeksplor tempat-tempat baru dengan bebas dan aman karena tidak melibatkan banyak orang.

Selain itu kamu juga bisa lebih memperhatikan kondisi kesehatanmu sendiri secara intens.

Apalagi solo traveling juga bermanfaat untuk ketenangan diri dan membantumu untuk lebih bisa mengenali diri sendiri.

Untuk travelller yang baru pertama kali melakukan solo travelig tidak perlu khawatir.

Baca juga: Hotel Murah di Labuan Bajo untuk Solo Traveling, per Malam Mulai Rp 49 Ribuan

Berikut adalah sejumlah tips dari TibunTravel agar perjalanananmu tetap aman dan seru meskipun liburan sendiri di masa pandemi:

1. Siapkan Dokumen Rapid Tes Antigen atau Tes Swab

Ilustrasi orang yang melakukan rapid test antigen
Ilustrasi orang yang melakukan rapid test antigen (Kompas.COM/MUHAMMAD NAUFAL)

Sebelum melakukan perjalanan, kamu perlu mengetahui peraturan-peraturan penting yang harus dipatuhi saat bepergian terutama untuk tujuan jarak jauh.

Peraturan-peraturan penting tersebut satu diantaranya adalah melampirkan dokumen keterangan bebas Covid-19 hasil dari rapid tes antigen atau tes swab.

Kamu bisa melakukan tes tersebut di rumah sakit atau klinik terdekat sebelum pergi berlibur.

2 dari 4 halaman

Dokumen ini biasanya menjadi syarat wajib bagi traveller yang ingin bepergian menggunaka moda transportasi umum baik darat, udara maupun laut.

TONTON JUGA:

2. Riset Destinasi Wisata

Sebelum melakukan solo traveling, ada baiknya kamu melakukan riset mengenai destinasi wisata yang ingin kamu tuju.

Selain merencanakan aktivitas yang akan dilakukan di sana, kamu juga perlu informasi lain seperti memastikan destinasi tujuanmu sudah dibuka atau belum.

Kemudian kamu juga perlu mengetahui seperti apa penerapan protokol kesehatannya, syarat dan ketentuan berkunjung, harga tiket masuk dan lain sebagainya.

Ada baiknya kamu bisa memilih wilayah yang tidak termasuk ke dalam zona merah bahkan hitam.

3. Patuhi Protokol Kesehatan

Ilustrasi traveler yang menggunakan masker
Ilustrasi traveler yang menggunakan masker (mohamed Hassan /Pixabay)

Hal penting yang tidak boleh kamu lewatkan saat memutuskan untuk solo traveling adalah penerapan protokol kesehatan bagi diri sendiri.

Terlebih saat berwisata, kamu akan mengunjungi tempat baru dan bertemu dengan orang-orang yang sebelumnya tidak kamu kenal.

3 dari 4 halaman

Protokol kesehatan yang harus kamu lakukan di antaranya seperti memakai masker, face shield, sering mencuci tangan dan menjaga jarak.

Pastikan juga sebeleum bepergian kondisi tubuhmu dalam keadaan sehat, tidak sedang demam, flu, batuk atau sakit yang lainnya.

Usahakan membawa perlengkapan pribadi agar tidak bergantian dengan orang lain seperti peralatan ibadah, botol minum, peralatan makan dan lain sebagainya.

4. Gunakan Transaksi Non Tunai

Ilustrasi Solo Traveling
Ilustrasi Solo Traveling (wittyfeed.me)

Seiring berkembangnya teknologi saat ini pembayaran transaksi bisa apapun dilakukan dengan berbagai cara.

Transaksi non tunai misalnya, bisa kamu optimalkan saat solo traveling di masa pandemi seperti ini.

Kamu bisa mengurangi terjadinya kontak fisik saat membeli tiket perjalanan atau wisata, bahkan sekedar untuk membayar makanan.

Apalagi transaksi non tunai semacam ini sudah bisa dilakukan melalui ponsel pribadi dengan cara yang mudah serta efektif.

Sebelum melakukan liburan, ada baiknya kamu juga mempersiapkan keuangan dengan cukup matang.

5. Optimalkan Gawai

Smartphone
Smartphone (TribunStyle.com)
4 dari 4 halaman

Ponsel pintar atau gawai saat ini sudah seperti barang wajib yang harus dibawa ke mana mana saja.

Apalagi saat melakukan perjalana wisata seorang diri, kamu tidak hanya akan butuh alat ini untuk berkomunikasi saja.

Banyaknya fitur aplikasi yang muti fungsi dari sebuah gawai akan memudahkan perjalanan agar tetap fleksibel dan aman.

Jika merasa buta lokasi, kamu bisa memanfaatkan Google Maps sebagai petunjuk jalan, menginstall aplikasi penyedia layanan transaksi non tunai dan lain sebagainya.

Ada baiknya juga mecatat nomor-nomor penting yang bisa kamu hubungi dalam keadaan darurat saat kamu melakukan aktivitas solo traveling.

Baca juga: 5 Tips Solo Traveling ke Luar Negeri Setelah Pandemi Covid-19

Baca juga: Khawatir Traveling Sendirian? Ikuti 7 Tips Solo Traveling Ini Agar Tetap Aman

Baca juga: Selama New Normal, Jokowi Prediksi Tren Pariwisata Bergeser ke Solo Traveling hingga Staycation

Baca juga: 15 Negara yang Cocok untuk Solo Traveling Setelah Pandemi Virus Corona Berakhir

Baca juga: Mengenal Mobilemoon, Tren Solo Traveling Berteman Ponsel Pintar

(TribunTravel/Zainiya Abidatun Nisa')

Selanjutnya
Sumber: Tribun Travel
Tags:
solo travelingPandemi Covid-19TribunTravel.com
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved