Breaking News:

Akibat Gelombang Tinggi, Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Karimunjawa Menurun

Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mulai menurun.

ISTIMEWA/TRIBUNTRAVEL
Sekelompok wisatawan menikmati keindahan di Pantai Tanjung Gelam, Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Jumat (27/7/2018). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mulai menurun.

Dilansir dari Antara, dari pengalaman sebelumnya, pada bulan Januari merupakan musim gelombang tinggi yang bisa mengakibatkan kapal penyeberangan berhenti beroperasi.

"Gelombang di laut Jepara memang mulai terlihat meningkat karena saat ini bisa lebih dari satu meter. Sehingga wisatawan yang berkunjung mulai berkurang," kata Kabid Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara Suroto di Jepara, Kamis (14/1/2021).

Ia mengungkapkan setiap memasuki bulan Desember, Januari dan Februari memang musim gelombang tinggi di laut, sehingga wisatawan yang berniat berwisata ke Karimunjawa dimungkinkan menunda keberangkatannya menunggu cuaca laut kembali normal.

Pengalaman tahun sebelumnya, kata dia, sempat terjadi gelombang tinggi yang mengakibatkan kapal penyeberangan tidak bisa beroperasi.

Dampaknya, banyak wisatawan di Karimunjawa tidak bisa pulang hingga ada yang kehabisan uang.

Hal itu, lanjut dia, dimungkinkan menjadi pertimbangan bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Karimunjawa, sehingga saat ini jumlah wisatawan yang ke Karimunjawa berkurang banyak.

"Mayoritas penumpang kapal menuju Karimunjawa merupakan warga lokal. Jumlah penumpang kapal juga menurun berkisar 60-an orang saja, sedangkan sebelumnya bisa mencapai 100 lebih penumpang sekali berangkat," ujarnya.

Petugas Kesyahbandaran Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Jepara Arif Setyobudi membenarkan bahwa gelombang laut mulai meningkat karena saat ini ketinggian gelombang berkisar 1,2 meter hingga 2,5 meter, sedangkan kecepatan anginnya mencapai 4-20 knots.

Meskipun demikian, ketinggian gelombang laut tersebut masih aman untuk kapal penyeberangan dari Jepara ke Karimunjawa.

"Hari ini (14/1) ada kapal penyeberangan yang baru saja sandar di Pelabuhan Jepara, yakni KMP Siginjai dari Karimunjawa. Sedangkan esok hari merupakan jadwal keberangkatan KMP Siginjai pukul 07.00 WIB dan Express pukul 09.00 WIB," ujarnya.

Kepastian keberangkatannya, kata dia, menunggu pengajuan dari kedua operator kapal tersebut.

Apakah gelombang lautnya aman untuk penyeberangan atau tidak.

Baca juga: Suka Berburu Sunset, Coba Datang ke Wisata Pantai Sigurgur Samosir yang Memesona Ini

Baca juga: 5 Situs Penyedia Tur Virtual Gratis di Indonesia, Cobain Sensasi Liburan di Rumah Saja

Baca juga: Maskapai Emirates Menangguhkan Seluruh Layanan Penerbangan ke Afrika Selatan

Baca juga: Tarif Mulai Rp 100 Ribuan, Inilah Hotel di Batam yang Cocok untuk Liburan Akhir Pekan

Baca juga: 12 Botol Wine yang Disimpan di Stasiun Ruang Angkasa Telah Kembali ke Bumi dan Siap Diminum

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Awal 2021, Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Karimunjawa Menurun.

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved