Breaking News:

Remaja di Selandia Baru Tewas Akibat Serangan Hiu, Jadi Kasus Pertama dalam 8 Tahun Terakhir

Seorang wanita dilaporkan tewas saat berkunjung ke sebuah pantai di Selandia Baru akibat serangan hiu.

Photo by Alex Steyn on Unsplash
Ilustrasi ikan hiu di lautan 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang wanita dilaporkan tewas saat berkunjung ke sebuah pantai di Selandia Baru.

Pihak berwenang yakin bahwa wanita tersebut tewas akibat serangan hiu.

Melansir laman People, Rabu (13/1/2021), Kaelah Marlow, wanita berusia 19 tahun, dinyatakan meninggal sesaat setelah dia terluka di dalam air.

Petugas kepolisian setempat melaporkan bahwa insiden ini terjadi saat Marlow mengunjungi Pantai Waihi, salah satu pantai paling populer di Selandia Baru.

"Indikasi awal menunjukkan dia mungkin terluka oleh hiu," kata petugas kepolisian.

Sebuah pemeriksaan terhadap mayat Marlow akan dilakukan oleh petugas pada hari Jumat untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas tentang apa yang menyebabkan kematian Marlow.

Baca juga: Hiu Banteng Ditemukan Berenang di Pekarangan Rumah Warga

"Kami berduka atas kematiannya yang sangat traumatis bagi mereka yang berada di Pantai Waihi kemarin," kata Kepolisian Selandia Baru dalam sebuah pernyataan.

"Kami menawarkan layanan Dukungan Korban kepada siapa saja yang membutuhkannya," tambahnya.

Area tempat Marlow diserang hiu kini dibatasi untuk pengunjung selama tujuh hari.

Mengutip sumber berita lokal, Marlow dikeluarkan dari air dengan luka di kaki setelah insiden serangan terjadi.

Upaya untuk membuatnya tetap sadar di tempat kejadian gagal dilakukan.

"Kamu tentu pernah mendengar tentang serangan hiu, tetapi tidak akan pernah mengira itu akan terjadi pada seseorang yang kamu kenal," kata bibi Marlow, Kylie French, kepada surat kabar The West Australian.

Ilustrasi hiu.
Ilustrasi hiu. (Flickr/Michaels Bubbles)

"Dia jelas sedang bersenang-senang dengan teman-temannya. Dia gadis yang manis, gadis yang menyenangkan, selalu ceria, dan apa adanya," tambahnya.

Insiden yang menimpa Marlow tersebut telah dikonfirmasi menjadi serangan hiu fatal pertama di negara itu dalam delapan tahun terakhir.

Serangan terakhir terjadi pada 2013 silam yang melibatkan sutradara film berusia 46 tahun Adam Strange, menurut lapoiran USA Today.

Strange sedang berenang di lepas pantai Selandia Baru untuk berlatih ketahanan renang sepanjang 2,8 mil saat ia bertemu dengan hiu.

"Ada darah di mana-mana," seorang saksi mata Pio Mose mengatakan kepada New Zealand Herald, seperti dikutip oleh USA Today.

"Airnya merah. Cukup menakutkan Yang kupikirkan hanyalah aku ingin melompat ke dalam air dan membantu, tapi aku juga tidak ingin diserang hiu," katanya.

Seorang petugas polisi yang berada di tempat kejadian tersebut harus melepaskan 12 tembakan ke arah hewan itu dari perahu untuk menyelamatkan tubuh Strange.

Menurut studi Florida Museum of Natural History, ada 64 serangan hiu tanpa provokasi dan 41 serangan hiu dengan provokasi di seluruh dunia pada 2019.

Saat itu, Amerika Serikat memimpin dunia dalam serangan tanpa provokasi, diikuti oleh Australia.

Asyik Berselancar, Seorang Pria Diserang Hiu Putih hingga Nyaris Kehilangan Kaki

Seorang peselancar nyaris kehilangan kakinya dalam serangan hiu putih besar di pantai.

Cole Herrington, 20, diserang oleh hiu putih besar di dekat Seaside di negara bagian Oregon, AS.

Pria itu digigit bagian kakinya yang menggantung lebih rendah dari papan selancar yang dia gunakan.

Hiu putih besar tersebut dilaporkan mengunyah bagian belakang papan dan kaki kiri Cole.

Setelah menggigitnya, kaki kiri Cole diseret ke dalam air hingga dia memberontak.

Tidak tahu apa yang dipikirkan hiu putih besar itu, tampaknya dia tidak berminat membunuh dan memakan Cole lalu meninggalkannya begitu saja.

Cole langsung mendapatkan perawatan setelah kejadian mengerikan ini.

Sekarang Cole sedang dalam masa pemulihan.

Atas serangan hiu putih besar itu, Cole mendapatkan bekas luka di jari kelingking sampai ke tumit dan satu lagi di betisnya.

Ibunya, Amy Powell, mengatakan sepertinya hiu itu melepaskan dan menggores kakinya, lapor New York Post.

Sebuah foto dari papan selancar menunjukkan bahwa papan itu memiliki bekas gigitan.

Dia menambahkan, "Sepertinya daging hamburger. Saya pikir dia masih shock."

"Cole bilang dia bahkan tidak melihat hiu itu. Tiba-tiba, dia berada di bawah air. Tiba-tiba, adrenalinnya terasa."

"Dia tidak banyak mengingatnya."

Calon teknisi listrik itu akan menjalani operasi di sebuah rumah sakit di Portland, Oregon minggu ini dan dikatakan menderita gangguan stres pasca-trauma (PTSD), menurut laporan Dailystar, Rabu (9/12/2020).

Seorang ahli hiu mengatakan bahwa peselancar yang bersama dua temannya saat serangan itu terjadi pada hari Minggu, "beruntung masih hidup".

Peter Klimley, mantan profesor Universitas California, mengatakan kepada The Oregonian, "Orang itu harus banyak berterima kasih.

"Jika hiu benar-benar ingin memakannya, ia dapat melakukannya. Jika mereka tidak ingin melepaskan sesuatu, mereka tidak perlu melakukannya."

"Peselancar ini bertubuh kecil dan tak berdaya di mulut hiu."

"Hiu itu membuat keputusan bahwa dia tidak ingin memakannya dan membiarkannya pergi."

Dia mengatakan predator yang menakutkan itu kemungkinan besar tertarik dengan gerakan papan selancarnya.

Tapi itu akan membebaskannya setelah menyadari peselancar itu bukan segel, tambahnya.

Baca juga: Paus 65 Ton Mati Terdampar, Turis Diperingatkan Soal Peningkatan Aktivitas Hiu di Pantai

Baca juga: Digigit Hiu hingga Alami Luka Parah di Tubuhnya, Pria Ini Masih Bisa Berenang Sejauh 300 Meter

Baca juga: Viral Video Detik-detik Nelayan Menyelamatkan Penyu dari Serangan Hiu

Baca juga: Rekaman Drone Ini Perlihatkan Detik-detik Buaya dan Hiu yang Saling Berhadapan

Baca juga: Viral Video Pria Berenang di Lepas Pantai dan Tak Sadar Hiu Martil Besar Mengitarinya

(TribunTravel.com/Muhammad Yurokha M)

Ikuti kami di
Penulis: Muhammad Yurokha May
Editor: Nurul Intaniar
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved