Breaking News:

Tertimpa Mesin Pesawat, Mekanik Maskapai American Eagle Tewas

Seorang mekanik maskapai American Eagle meninggal dunia setelah tertimpa mesin pesawat di Bandara Internasional Chicago O'Hare.

Flickr/ redlegsfan21
Envoy Air Bombardier CRJ-700 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang mekanik meninggal dunia setelah tertimpa mesin pesawat di Bandara Internasional Chicago O'Hare.

Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh perwakilan American Airlines, Minnette Velez Conty, kepada USA TODAY.

Laporan pemeriksa medis Cook County menunjukkan bahwa pria berusia 35 tahun yang tewas tersebut bekerja untuk Envoy Air.

Diketahui, Envoy Air adalah anak perusahaan American Airlines yang terbang dengan merek American Eagle.

Baca juga: Terlambat Dapatkan Hasil Tes PCR, Wanita Ini Ditolak Naik ke Pesawat, Ini Tanggapan Pihak Maskapai

Mekanik itu meninggal pada hari Minggu karena beberapa cedera yang dialaminya akibat tertimpa mesin pesawat.

Pemeriksa medis melaporkan bahwa insiden terjadi di hangga 764 Bandara Internasional Chicago O'Hare.

Pria malang tersebut ditemukan 'tidak responsif' sekira jam 2 siang dan kemudian dibawa ke AMITA Health Resurrection Medical Center.

Ia dinyatakan meninggal kurang dari dua jam kemudian, juru bicara Kepolisian Chicago Kellie Bartoli mengatakan kepada USA TODAY.

Pejabat Amerika maupun pejabat lokal tidak memberi tahu nama pria itu, meskipun halaman GoFundMe mengidentifikasinya sebagai Jijo George.

Menurut halaman penggalangan dana yang disiapkan untuk keluarganya, istrinya Annie sedang merencanakan kelahiran anak kedua mereka pada bulan depan.

Pasangan itu juga memiliki seorang putri yang berulang tahun ke-2 pada Malam Natal.

"Dia berimigrasi ke Amerika Serikat 17 tahun lalu dan bekerja keras untuk membangun kehidupan, tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi untuk keluarga," ungkap deskripsi halaman GoFundMe.

Envoy Air Bombardier CRJ-700
Envoy Air Bombardier CRJ-700 (Flickr/ redlegsfan21)

"Keluarga itu hancur karena kehilangan ayah, suami, putra, dan saudara laki-laki yang mereka cintai dan sayangi," jelasnya.

Conty mengatakan bahwa maskapai memberikan dukungan kepada keluarga untuk membantu mereka dan sedang diproses oleh organisasi keselamatan perusahaan.

"Kami menegaskan kembali komitmen kami terhadap keselamatan dan keamanan karena kami dengan cermat mempertahankan kebijakan, proses, dan sistem untuk mencapai tingkat keselamatan tertinggi di tempat kerja," kata Conty.

Baca juga: Beli Kursi Pesawat Lalu Pasang di Rumah, Pria Ini Dapatkan Tawaran Penerbangan Kelas Satu

Baca juga: Jangan Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini Sebelum Naik Pesawat Agar Perutmu Tak Bermasalah

Baca juga: Jangan Pakai Tisu Antibakteri untuk Bersihkan Meja Lipat di Pesawat, Pramugari Ini Ungkap Alasannya

Baca juga: Mantan Pramugari Ini Ungkap Sulitnya Masak Menu Mewah di Pesawat, Pernah Temukan Telur dalam Bra

Baca juga: 3 Fakta Kebersihan di Pesawat Ini Perlu Dipahami Penumpang, Termasuk Tidak ke Toilet Tanpa Alas Kaki

(TribunTravel.com/Muhammad Yurokha M)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved