Breaking News:

Maskapai Ini Dilarang Terbang ke Hong Kong Selama 2 Minggu, Mengapa?

Maskapai KLM dilarang beroperasi menuju Hong Kong karena aturan baru pada penerbangan yang ketat.

Foto oleh Miguel Ángel Sanz di Unsplash
Maskapai KLM 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemerintah Hong Kong memberlakukan aturan baru pada penerbangan yang masuk ke wilayahnya.

Setiap penerbangan yang didalamnya ditemukan penumpang positif Covid-19, akan mendapat larangan selama 2 minggu.

Melansir laman Simple Flying, Minggu (13/12/2020), aturan ketat ini berlaku jika ada penumpang lain dalam penerbangan yang sama gagal mematuhi langkah-langkah pengendalian pandemi.

Baca juga: Maskapai Ini Luncurkan Penerbangan Virtual untuk Melihat Sinterklas di Tempat Asalnya

Akibatnya, KLM dilarang beroperasi dari Amsterdam ke Hong Kong selama 2 minggu dari 4 - 17 Desember 2020.

Namun, perlu diketahui bahwa maskapai penerbangan tersebut masih diperbolehkan mengoperasikan penerbangan dari Hong Kong menuju Amsterdam.

Menurut The South China Morning Post, KLM telah dilarang terbang ke Hong Kong sejak 4 Desember dan tidak akan dapat melanjutkan penerbangan hingga 17 Desember 2020.

Departemen Kesehatan Hong Kong mengatakan salah satu penumpang KLM tidak dapat memenuhi persyaratan yang ditentukan.

Kendati demikian, departemen itu tidak menjelaskan secara spesifik pelanggaran aturan yang dilakukan.

CNN mencatat bahwa penerbangan yang memicu larangan ini terjadi pada 27 November.

Sama halnya dengan maskapai lain, KLM masih diizinkan untuk mengoperasikan penerbangan dari Hong Kong kembali ke bandara asalnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Muhammad Yurokha May
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved