Breaking News:

Bulan Ini, Jupiter dan Saturnus Akan Berada di Titik Terdekat Setelah 800 Tahun

Pada 21 Desember 2020, Jupiter dan Saturnus akan sejajar dalam posisi yang dikenal sebagai konjungsi besar.

Flickr/ Steve Elliott
Ilustrasi quadriple conjuction, fenomena langit langka menakjubkan. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Jauh sebelum hadirnya Netflix, Hulu, dan Amazon Prime Video, manusia zaman dahulu memiliki hiburan malam yang tak kalah menyenangkan, yakni melihat bintang.

Bulan ini, kamu berkesempatan untuk menyaksikan pertunjukkan bintang yang menakjubkan.

Bahkan, fenomena alam ini belum pernah dilihat manusia selama hampir 800 tahun.

Melansir laman Travel + Leisure, Jumat (11/12/2020), pada 21 Desember 2020, Jupiter dan Saturnus akan sejajar dalam posisi yang dikenal sebagai konjungsi besar.

Baca juga: 7 Fenomena Langit yang Terjadi di Bulan Desember 2020, Gerhana Matahari Total Akan Hadir

Posisi tersebut membuat kedua planet berada dalam titik yang paling dekat satu sama lain di langit malam yang bisa terlihat dari Bumi.

Fenomena ini sering juga disebut sebagai 'Christmast star' atau Bintang Natal.

Meskipun pertemuan ini terjadi setiap 20 tahun atau lebih, pada tahun 2020 Jupiter dan Saturnus akan menjadi lebih dekat sejak terkahir kali terjadi pada tahun 1623.

Namun pada tahun 1623, kesejajarannya terlalu dekat dengan matahari untuk dilihat dari Bumi.

Terakhir kali manusia dapat melihat konjungsi besar sedekat ini pada tahun 1226, jauh sebelum teleskop ditemukan.

Tahun ini, Jupiter dan Saturnus hanya berjarak sepersepuluh derajat pada jarak terdekatnya.

Perlu dicatat bahwa meskipun terlihat sangat dekat dari pandangan manusia di Bumi, Jupiter dan Saturnus sebenarnya terpisah 400 juta mil saat fenomena itu terjadi.

Dengan demikian, siapa pun yang memiliki teropong atau teleskop yang kuat akan dapat melihat kedua planet dalam satu sudut pandang.

Bahkan, kamu juga bisa melihat dengan mata telanjang, meskipun pertunjukannya jauh lebih mengesankan jika dilihat dari teleskop.

Ilustrasi
Ilustrasi (Flickr/ Ed Dunens)

Untuk melihat fenomena konjungsi besar, lihat ke langit barat daya tepat setelah matahari terbenam pada tanggal 21 Desember 2020.

Kedua planet yang cerah, yang akan tampak cerah secara konsisten dan tidak berkelap-kelip seperti bintang, akan berada cukup rendah di langit.

Kabar baiknya adalah fenomena tersebut dapat dilihat dari semua kawasan di planet ini, selama langit cerah.

Jika kamu tidak memiliki teropong atau teleskop sendiri, banyak klub astronomi dan observatorium lokal yang mengadakan acara menonton dari jarak jauh.

Jangan sampai melewatkan fenomena indah tersebut, Jupiter dan Saturnus tidak akan sedekat ini di langit malam hingga 15 Maret 2080.

Baca juga: Unik, Salah Satu Satelit Planet Saturnus Ini Berbentuk Seperti Kentang

Baca juga: Jika di Bumi Hujan Air, di Jupiter dan Saturnus Ada Hujan Berlian

Baca juga: Ilmuwan Akhirnya Berhasil Pecahkan Teka-teki Lama Waktu Satu Hari di Saturnus

Baca juga: Terlihat Jelas Oleh Mata, Ini Fakta Planet Jupiter yang Berbalik Arah

Baca juga: Makhluk Hidup Abadi hingga Hujan Berlian di Jupiter, Inilah Fakta Menarik yang Jarang Diketahui

(TribunTravel.com/Muhammad Yurokha M)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved