Breaking News:

Mengunjungi Museum Anti Covid-19 di Wuhan China, Terdengar Suara Tangisan Pasien

Untuk mengenal lebih dekat tentang pandemi ini, di Kota Wuhan, China, kini berdiri museum anti Covid-19 yang telah dibuka untuk umum.

Flickr/ Marco Verch Professional Photographer
Ilustrasi pengujian Covid-19 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pandemi Covid-19 masih menimpa dunia.

Korban pandemi ini sudah mencapai jutaan orang di seluruh dunia.

Untuk mengenal lebih dekat tentang pandemi ini, di Kota Wuhan, China, kini berdiri museum anti Covid-19 yang telah dibuka untuk umum sejak 15 Oktober 2020.

Dikutip dari Kompas.com sejak dibuka hingga kini museum ini telah dikunjungi sekitar 3000 orang per hari.

 

Pengunjung yang datang akan mendapatkan gambaran detil dan sesuai urutan peristiwa saat virus ini mulai mewabah.

Museum ini dibangun di gedung yang dulunya merupakan rumah sakit sementara untuk para pasien Covid-19.

Sebelum jadi rumah sakit sementara, gedung ini merupakan gedung pameran.

Terdapat beberapa ranjang pasien Covid-19 yang sengaja tidak dipindahkan oleh pengelola.

Ada pula alat berat yang digunakan untuk membangun dua rumah sakit khusus Covid-19, Huoshenshan dan Leishenshan, yang jadi koleksi museum.

Di museum ini terdapat koleksi audio-visual yang menunjukkan rekaman rintihan kesedihan dan tangisan menyayat hati serta hiruk pikuk rumah sakit ketika virus tersebut mulai merajalela.

Selain itu, ada pula rekaman gambar situasi kalut yang dialami beberapa orang ketika mereka terjebak di dalam kota Wuhan ketika tiba-tiba bandara, stasiun kereta api, dan pintu masuk tol ditutup total.

Terlihat pula rekaman gambar yang menunjukkan orang-orang yang terkurung di dalam rumah.

Mereka hanya bisa melambaikan tangan dari balik jeruji jendela rumah mereka akibat lockdown yang diberlakukan di sana pada 23 Januari 2020 silam.

Wuhan diketahui sebagai kota di mana virus tersebut bermula.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved