Breaking News:

Ramon Y Tungka Sudah Tahu Karst Sangkulirang-Mangkalihat Sejak 2016: Ini Bucket List Wisata Saya

Ramon Y Tungka mengungkapkan kesannya saat menjelajahi sejumlah gua di sepanjang Karst Sangkulirang-Mangkalihat, Kalimantan Timur

Tribunnews.com/Reza Deni
Aktor Ramon Y Tungka saat berada di Gua Tewet, Desa Tepian Langsat, Kutai Timur, Kalimantan Timur, Sabtu (21/11/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNTRAVEL.COM, JAKARTA - Aktor sekaligus traveler Ramon Y Tungka mengungkapkan kesannya saat menjelajahi sejumlah gua di sepanjang Karst Sangkulirang-Mangkalihat, Kalimantan Timur.

Adalah Gua Tewet dan Gua Sungai yang berhasil dijelajahi Ramon, bersama tim dari Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif (Kemenparekraf), National Geographic Indonesia, dan sejumlah media lainnya, dari 18 hingga 24 November 2020.

"Ini salah satu bucket list saya. Saya tahu Sangkulirang-Mangkalihat dari 2016, tetapi belum pernah ada kesempatan mengunjunginya," kata Ramon saat diwawancarai ketika memasuki Gua Tewet.

Di Gua Tewet seperti diketahui terdapat seni prasejarah berupa telapak tangan yang diyakini oleh sejumlah peneliti berusia 40 ribu tahun. Ramon mengamini hal itu dan membuka wawasannya soal sejarah manusia di masa lalu.

Aktor Ramon Y Tungka saat berada di Gua Tewet, Desa Tepian Langsat, Kutai Timur, Kalimantan Timur, Sabtu (21/11/2020)
Aktor Ramon Y Tungka saat berada di Gua Tewet, Desa Tepian Langsat, Kutai Timur, Kalimantan Timur, Sabtu (21/11/2020) (Tribunnews.com/Reza Deni)

"Saya ingin mencari tahu bahwa peninggalan ini ada juga di Maluku, ada juga di Papua, di Sumatera dan Sulawesi, bagaimana mereka bermigrasi, atau bisa jadi mereka tersebar di mana-mana manusia-manusianya. kemudian mereka bertukar budaya, itu yang saya tertarik menelusuri," lanjutnya.

Terlebih, perjalanan dari Kota Balikpapan menuju Desa Tepian Langsat yang disebutnya sebagai perjalanan tak biasa dalam artian yang positif.

Baca juga: 6 Tempat Wisata Alam di Kalimantan Timur yang Instagramble, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan

Ramon masih ingat bagaimana perjalanan tersebut butub waktu berjam-jam, tak hanya via darat, tetapi juga susur sungai. B

Belum lagi, saat akan menuju Gua Tewet yang diharuskan mendaki bebatuan dan menjelajahi pedalaman hutan.

"Kita harus melampaui perjalanan yang semua aspek rintangan kita lewati, dan kita melihat seni prasejarah dan saya takjub bahwa ada 40 ribu tahun sebelumnya ada kesenian corak tangan ini yang menggunakan bahan-bahannya yang pastinya di setiap corak-corak ini ada maknanya, garis-garis, titik-titik, bentuk semacam hewan, mungkin simbolik dari sesuatu, itu yang harus ditelusuri kembali," sambung Ramon.

Aktor yang dikenal lewat Catatan Akhir Sekolah itu meyakini Karst Sangkulirang-Mangkalihat bakal jadi wisata minat khusus yang mampu dijadikan opsi para pemburu destinasi.

"Jadi enggak sekadar menghabiskan waktu berlibur di pantai saja, tapi ada proses ekspedisi sifatnya. Ada proses penelitian di dalamnya, yang mungkin enggak cuma praktisi saja, atau yang orang interestnya pemerhati, atau orang yang interest dengan adventure, tetapi wisata minat khusus ini membuka kesempatan untuk para pejalan yang memang boleh dikatakan baru climbing" kata Ramon.

"Artinya wisata minat khusus ini mampu membuka mata-mata calon pejalan baru bahwa ini loh kekayaan negeri ini, ini loh Indonesia yang enggak cuma menyajikan keindahannya, tapi di tengah jantungnya hutan hujan tropis, di Kalimantan ada terdapat peninggalan prehistoric art ini yang notabene boleh dibilang ada di situs lainnya di karst-karst lainnya ini unik dan satu-satunya yang ada di dunia, dan patut dicatat ini 40 ribu tahun sebelumnya," pungkasnya.

Baca juga: Danau Kakaban, Tempat Wisata di Kalimantan Timur yang Dihuni 4 Spesies Ubur-ubur

Baca juga: Jelajah Pulau Maratua, Surga Tersembunyi di Kalimantan Timur

Baca juga: Lewat Tarian Kalimantan Timur, Ayu Azhari Perkenalkan Budaya Indonesia di Inggris

Baca juga: Tempat Wisata di Kalimantan Timur yang Tersembunyi, Inilah Pulau Kaniungan

Ikuti kami di
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved