Kenapa Teh Tidak Direkomendasikan Diminum Setelah Makan?

Meski memiliki manfaat bagi kesehatan, minum teh ternyata tak bisa dilakukan di sembarang waktu.

The Alternative Daily
Ilustrasi Teh 

TRIBUNTRAVEL.COM - Meski memiliki manfaat bagi kesehatan, minum teh ternyata tak bisa dilakukan di sembarang waktu.

Kepala Unit Gizi RS JIH Solo, Himaa Aliya, S.Gz, tak merekomendasikan aktivitas minum teh dilakukan sambil maupun setelah makan.

Menurut dia, minum teh setelah makan berisiko mengganggu pencernaan dan penyerapan nutrisi ke dalam tubuh.

"Ada beberpa hal yang perlu di perhatikan sebelum minum teh, salah satunya adalah kapan sebaiknya kita minum teh," jelas Himaa saat diwawancara Kompas.com, Rabu (22/11/2020).

Himaa menerangkan kandungan asam tannin dan polifenol dalam teh bisa mengganggu penyerapan protein dan zat besi.

"Pasalnya, asam tannin dan polifenol akan mengikat kedua zat gizi itu di dalam usus," terang dia.

Es Teh
Es Teh (Gambar oleh JASONBON dari Pixabay)

Jika sampai terjadi hal itu, tubuh akhirnya tidak akan bisa menyerap dan mengurai zat zat protein dan zat besi.

Padahal, kata Himaa, tubuh membutuhkan kedua zat gizi tersebut untuk mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan.

Maka dari itu, dia menyarankan masyarakat, terutama yang menderita anemia (kekurangan zat besi) lebih baik tidak membiasakan diri minum teh baik sambil atau setelah makan.

"Orang yang menderita anemia sebaiknya menghindari minum teh, baik habis atau sambil makan," terang Himaa.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved