Breaking News:

Liburan Akhir Pekan

Menelusuri Keindahan Desa Penglipuran, Desa Terbersih di Bali untuk Liburan Akhir Pekan

ngin melihat bagaimana kehidupan Masyarakat Bali lebih dekat? Coba mampir ke Desa Penglipuran yang ada di Kabupaten Bangli, Bali.

Gambar oleh kolibri5 dari Pixabay
Desa Penglipuran, Desa Terbersih di Bali 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ingin melihat bagaimana kehidupan Masyarakat Bali lebih dekat?

Coba mampir ke Desa Penglipuran yang ada di Kabupaten Bangli, Bali.

Di desa ini warga masih memegang betul adat dan kepercayaan mereka.

Namun menariknya kendati Desa Penglipuran merupakan desa tradisional, suasana di sini begitu indah dan mempesona.

 

Yang paling mengagumkan bahwa di desa ini kondisinya begitu bersih. Tak ada satu pun sampah yang berserakan.

Tak ayal Desa Penglipuran ini masuk dalam desa terbersih di dunia.

TribunJakarta.com yang menyambangi Desa Penglipuran pada Sabtu (7/11/2020) melihat bagaimana deretan rumah adat khas Bali tertata begitu rapi dan seragam. 

Situasi makin teduh saat rerumputan tertata di sepanjang jalan desa.

Adapun yang tinggal di Desa Penglipuran ini adalah masih dalam satu ikatan keluarga sehingga tak ada sekat di setiap rumah.

Tersedia juga penginapan dengan konsep sama dengan rumah warga bagi wisatawan yang ingin bermalam.

Prawira, pemandu wisata yang menemani TribunJakarta.com dan rombongan jelajah Desa Penglipuran menyebut ada sekitar 70 kepala keluarga yang tinggal di desa itu.

Jalan utama di desa itu dibuat bertingkat atau yang dalam masyarakat Bali disebut Tri Mandala.

Di bagian paling atas terdapat pura besar. di desa tersebut juga terdapat makam.

Sedangkan rumah warga di Desa Penglipuran  dibangun menggunakan bambu, mulai dari atap hingga temboknya.

Hal itu karena bambu dianggap teduh, awet dan tahan dari guncangan gempa.

Desa Penglipuran ini memang dikelilingi oleh kebun bambu milik para warga.

Suasana di Desa Penglipuran yang berada di Kabupaten Bangli, Bali saat pandemi Covid-19.
Suasana di Desa Penglipuran yang berada di Kabupaten Bangli, Bali saat pandemi Covid-19. (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra)

Prawira menjelaskan, di Desa Penglipuran ini tak ada kepengurusan RT maupun RW. 

Kepengurusan RT dan RW digantikan dengan sebutan Banjar.

Di bagian depan tiap rumah terpampang jumlah keluarga yang tinggal, lengkap dengan keterangan jenis kelaminnya.

Yang lebih menarik di desa ini, ucap Prawira, bahwa tak diperkenankannya adanya warga yang poligami.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved