Breaking News:

Berkunjung ke Rumah Teman untuk Minum Teh, Pria Ini Didenda Polisi, Kok Bisa?

Seorang pria nekat melanggar aturan penguncian Covid-19 untuk pergi ke rumah teman buat minum teh, dia di denda polisi.

Gambar oleh dungthuyvunguyen dari Pixabay
Ilustrasi secangkir teh hangat 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang pria didenda oleh polisi karena berkunjung ke rumah temannya untuk minum teh.

Pria itu didenda oleh polisi atas kasus melanggar aturan penguncian Covid-19.

Ketika ditanyai, pria tersebut berbohong tentang apa yang telah dia lakukan.

Melansir dari Dailymail, pria itu mengunjungi rumah temannya di Lowton dekat Wigan untuk minum bersama pada Jumat malam.

Sementara itu petugas telah mengonfirmasi bahwa dia diberikan hukuman tetap.

Setelah mengetahui bahwa dia ternyata melanggar aturan penguncian Covid-19, polisi mengatakan "(dia) mencoba berbohong tentang alasan kenapa dia ada di sana", lapor Mirror.

Baca juga: Nekat Mendaki Tanpa Tali, Pria Ini Terjebak di Tebing Setinggi 70 Kaki

Ilustrasi secangkir teh hangat
Ilustrasi secangkir teh hangat (unsplash.com/@kimdonkey)

Dilaporkan, saat ini kota di Inggris tersebut sedang menjalankan program masa penguncian Covid-19 alias lockdown.

Jadi semua warga tidak diizinkan bersosialisasi dengan siapa pun baik itu di dalam ruangan maupun di luar ruangan.

Namun ada pengecualian, mereka bisa bersosialisasi dengan orang yang satu rumah dengannya atau dalam lingkar keluarga.

Menurut laporan Dailymail, warga berusia 18 tahun atau lebih di Inggris yang melanggar aturan ini akan didenda sebesar £ 200 atau setara kurang lebih Rp 3,7 juta jika itu adalah kesalahan pertama yang mereka lakukan.

Denda itu akan dikurangi £ 100 atau setara kurang lebih Rp 1,8 juta jika mereka membayarnya lunas dalam 14 hari.

Ilustrasi diam di rumah
Ilustrasi diam di rumah (instagram/@mandalaliving)

Sedangkan warga yang melakukan kesalahan yang sama untuk ke dua kalinya akan didenda £ 400 atau setara kurang lebih Rp 7,4 juta.

Lalu ada juga denda maksimum yang harus dibayarkan jika melakukan kesalahan berulang kali yaitu sebesar £ 6.400 atau setara kurang lebih Rp 119 juta.

Dalam sebuah posting Facebook, petugas dari tim Golborne dan Lowton GMP mengatakan, "Sebagai tindak lanjut dari posting kemarin yang mengingatkan kamu bahwa kami saat ini berada di Lockdown 2.0 seperti yang mereka katakan dan di bawah batasan Pemerintah, hukuman tetap diberikan kepada seorang pria tadi malam yang memutuskan dia akan melihat pasangannya dan minum minuman bersamanya dan untuk memperburuk keadaan dia mencoba berbohong tentang mengapa dia ada di sana".

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved