Breaking News:

Begini Proses Pelatihan Pramugari yang Ketat, dari Menata Rambut hingga Cara Pakai Make-up

Begini proses pelatihan pramugari yang ketat mulai dari menata rambut hingga cara menggunakan make-up.

Photo by ABBY RAHIM on Unsplash
Ilustrasi pramugari 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pernahkah kamu perhatikan jika pramugari selalu berpenampilan sempurna?

Ya, memang pramugari dituntut untuk selalu terlihat rapi dan sopan selama bekerja dan melayani penumpang di pesawat.

Awak kabin memang harus menjaga penampilannya mulai dari di kawasan bandara, dalam penerbangan, bahkan sampai tiba di bandara tujuan.

Hal itu juga dibenarkan oleh mantan pramugari bernama Heather Poole.

Dia menceritakan pengalamannya dalam sebuah buku Cruising Attitude tentang upaya yang harus dilakukan selama menjadi pramugari.

Dia menjelaskan bahwa sebagian besar pramugari harus melalui proses pelatihan yang ketat, mulai dari menata rambut hingga cara menggunakan make-up seperti memakai lipstik.

Baca juga: Seorang Mantan Pramugari Beberkan Perilaku Para Artis Saat Jadi Penumpang Pesawat

Di hari pertama pelatihan, Poole menyadari bahwa proses pelatihannya sangat ketat.

"(Itu) adalah tentang proses perawatannya," tulisnya dalam buku.

Ilustrasi seragam pramugari yang harus pas di badan
Ilustrasi seragam pramugari yang harus pas di badan (smartoutfittersfze.com)

"Sudah menjadi rahasia umum bahwa pramugari harus rela melakukan dua hal, yaitu memotong rambutnya dan harus pergi ke mana saja," terusnya.

Poole yang memiliki rambut separuh bergelombang dan separuh keriting ini harus belajar ekstra tentang cara merapikan rambutnya.

"Rambut keriting pada pramugari tidak bisa diterima, terlepas dari kelembapannya," kata Poole, seperti yang dikutip TribunTravel dari Express, Rabu (4/11/2020).

"Saya diajarkan tentang cara menghaluskan dan menata rambut acak-acakan dengan menciptakan sentuhan Prancis klasik dengan tiga ratus jepit rambut dan menyemprotkan satu kaleng hairspray," tambahnya.

Ilustrasi Pramugari
Ilustrasi Pramugari (Instagram/ @hats_and_luggage)

Poole menambahkan bahwa memang penampilan itu kelihatannya cantik, namun itu membuat kulit kepalanya sakit.

Anggota pramugari diberitahu oleh instrukturnya, "Jangan lupa bahwa penampilan harus dipertahankan di akademi penerbangan mulai saat ini dan seterusnya, bahkan setelah jam kerja selesai dan pada akhir pekan sekali pun."

"Lipstik juga merupakan urusan yang serius, itu harus dipakai setiap saat," kata Poole.

Instruktur di pelatihannya menjelaskan bahwa semua itu bertujuan agar penumpang bisa membaca pergerakan bibir pramugari selama keadaan darurat.

Pelatihan untuk menjadi pramugari bukan hal yang mudah, dan prosesnya itu cukup melelahkan.

TONTON JUGA:

"Saat tidur, setiap detik dihitung, melarang siapa pun dari kita tertidur di kelas selama kuliah yang berlarut-larut tentang cara yang benar mengatur minuman atau pentingnya mengucapkan kata 'halo' dan 'selamat tinggal' kepada penumpang menggunakan sapaan yang berbeda setiap kali," tulis Poole.

Menurut Poole, semua proses itu seperti sebuah permainan untuk mencari siapa yang bisa bertahan paling lama tanpa pengulangan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved