Breaking News:

Mengapa Pesawat Lepas Landas Lebih Berisiko Dibanding saat Mendarat? Ini Alasan di Baliknya

Take off atau lepas landas dan landing (mendarat) adalah momen-momen paling mendebarkan saat melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang.

Foto oleh Jan Rosolino di Unsplash
Ilustrasi pesawat yang sedang lepas landas 

TRIBUNTRAVEL.COM - Take off atau lepas landas dan landing (mendarat) adalah momen-momen paling mendebarkan saat melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang.

Dikutip dari USA Today, konsultan keselamatan penerbangan John Cox mengatakan momen lepas landas dan mendarat adalah ketika pesawat dalam jarak yang dekat dengan tanah.

Selain itu, pada proses ini ketika kecepatan pesawat lebih lambat, dan pesawat lebih banyak melakukan manuver, sehingga terasa sangat mendebarkan.

Menurut studi statistik Boeing, 16% kecelakaan fatal terjadi saat lepas landas dan pendakian awal, sementara 29% terjadi selama pendekatan dan pendaratan.

Yiannis Papelis, Ph.D., lulusan Teknik Elektro dan Komputer di University of Iowa juga menjelaskan bahwa lepas landas lebih berbahaya ketimbang pendaratan.

Hal ini karena hal yang salah ketika pesawat lepas landas (take off) lebih banyak daripada saat mendarat (landing).

Kemudian juga lebih sedikit pilihan jika terjadi kesalahan saat lepas landas dibanding saat pendaratan.

Perlu diingat bahwa mungkin lebih banyak kecelakaan yang berhubungan dengan pendaratan (seperti melewati landasan pacu, pendaratan dibatalkan, dan sebagainya), tetapi tingkat keparahannya terbatas.

Jika terjadi kesalahan mekanis saat lepas landas, yang terburuk adalah kehilangan kontrol baik sebagian maupun penuh sehingga tingkat keparahan risiko saat lepas landas akan jauh lebih tinggi.

Selain itu, saat lepas landas, tak hanya kondisi pesawat yang terisi penuh dengan bahan bakar, mesin juga berada pada kekuatan penuh.

Ilustrasi pesawat yang hendak lepas landas
Ilustrasi pesawat yang hendak lepas landas (Gambar oleh Bilal EL-Daou dari Pixabay)
Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved