Breaking News:

Berencana Naik Kereta Api di Tengah Pandemi? Simak Protokol Kesehatan Ini

Protokol kesehatan yang harus dipahami jika punya rencana naik kereta api di tengah pandemi Covid-19.

Tribun Jabar/Siti Fatimah
KA Argo Parahyangan. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Punya rencana naik kereta api di tengah pandemi Covid-19?

Jika iya, kamu harus mematuhi sejumlah protokol kesehatan dari PT KAI.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan aturan protokol kesehatan lewat siaran pers yang harus dipatuhi oleh semua penumpang dan para staf.

Agar perjalanan kereta semakin nyaman, PT KAI juga kampanyekan gerakan 3M, yaitu Mencuci tangan, Memakai masker, dan Menjaga jarak.

Aturan tersebut harus diterapkan untuk semua penumpang yang melakukan perjalanan menggunakan KA Lokal maupun KA Jarak Jauh.

Dalam pelaksanaan 3M di KAI, setiap penumpang diimbau rutin mencuci tangan di tempat yang telah tersedia di stasiun dan tetap membawa hand sanitizer pribadi agar bisa digunakan setiap waktu.

Protokol Kesehatan Bagi Traveler yang Ingin Naik Kereta Api Jarak Jauh di Tengah Pandemi

Pelanggan juga diwajibkan memakai masker yang menutupi hidung dan mulut sejak masuk ke area stasiun.

Untuk menghindari kontak fisik dengan petugas boarding, proses boarding dilakukan secara mandiri oleh penumpang dengan menunjukkan tiket dan identitas yang sah dan disaksikan langsung oleh petugas boarding.

Kereta Api Sawunggalih dari Stasiun Cirebon menuju Stasiun Pasar Senen, Sabtu (18/5/2019).
Kereta Api Sawunggalih dari Stasiun Cirebon menuju Stasiun Pasar Senen, Sabtu (18/5/2019). (Kompas.com/MUHAMAD SYAHRI ROMDHON)

Bagi pelanggan KA Lokal, penumpang tidak diperbolehkan berbicara di dalam kereta guna menghindari penularan Covid-19 melalui droplet.

Adapun untuk penumpang dengan usia di atas 50 tahun, kondektur berhak mengatur penempatan tempat duduknya supaya tidak berdampingan dengan pelanggan lain.

Berbeda dengan KA Lokal, untuk perjalanan KA Jarak Jauh terdapat tambahan protokol kesehatan.

Bagi penumpang KA Jarak Jauh wajib melengkapi beberapa syarat yang tertera dalam Surat Edaran (SE) Gugus Tugas Covid-19 Nomor 7 Tahun 2020.

Seperti menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku 7 hari atau surat keterangan uji Rapid-Test dengan hasil non reaktif pada saat keberangkatan atau menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan/atau Rapid Test.

Calon penumpang diwajibkan memakai masker dan face shield selama di area stasiun, perjalanan KA dan sampai tiba di stasiun tujuan.

Dilihat TribunTravel, Selasa (29/9/2020) dari situs resmi PT KAI, PT KAI juga menyediakan face shield untuk penumpang dewasa agar semakin memperkecil kemungkinan penyebaran Covid-19 melalui droplet pada perjalanan KA Jarak Jauh.

Penumpang yang membawa anak berusia di bawah 3 tahun, maka wajib menyiapkan face shield pribadi.

TONTON JUGA:

Face shield tersebut harus dikenakan selama dalam perjalanan dan tetap dipakai saat tiba di stasiun tujuan.

Pengaturan jarak di stasiun telah KAI atur termasuk pada ruang tunggu dan antrean pelanggan.

Adapun untuk menjaga jarak selama perjalanan, KAI hanya menjual tiket 70% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved